BIMA– Salah seorang Daiyah, yang tinggal di pelosok Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), aktif menyebarkan ilmu dakwah ke pelosok desa.
Dia adalah ustazah Lena Marlina, rela menempuh puluhan kilometer dengan berjalan kaki demi menyebarkan ilmu agama kepada masyarakat yang tinggal di pelosok. Kegiatan tersebut dilakukan selama bertahun-tahun.
Keterbatasan sarana transportasi membuat daiyah setempat, Ustazah Lena Marlina, harus berjalan kaki hingga puluhan kilometer menyusuri pemukiman warga yang lokasinya saling berjauhan di kawasan perbukitan dan medan berbatu.
Medan terisolasi di ujung timur Kabupaten Bima tak lagi menjadi penghalang bagi geliat pembinaan agama. Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Pusat resmi menyalurkan satu unit armada Motor Dakwah untuk mendukung mobilitas para dai dan daiyah di Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB.
Medan terisolasi di ujung timur Kabupaten Bima tak lagi menjadi penghalang bagi geliat pembinaan agama. Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Pusat resmi menyalurkan satu unit armada Motor Dakwah untuk mendukung mobilitas para dai dan daiyah di Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, NTB.
Sehingga dengan adanya bantuan motor ini, Fharid menyimpulkan bahwa waktu tempuh antardusun memendek drastis, stamina daiyah lebih terjaga, dan intensitas pembinaan masyarakat dapat dilakukan secara berkala hingga ke dusun terpencil.
Ia menjelaskan bahwa program bantuan armada dakwah ini ditujukan untuk memotong keterisolasian daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
“Kami ingin memastikan bahwa para daiyah yang berjuang di medan sulit mendapatkan dukungan terbaik. Motor dakwah ini kami hadirkan agar efisiensi dakwah meningkat dan masyarakat pelosok dapat merasakan kehadiran pelayanan keagamaan secara merata,” tutur Abdul Fharid.
Ustazah Lena pun menyambut kehadiran motor dakwah ini sebagai jawaban atas doa-doa para pengajar di pelosok.
“Bantuan ini sangat berharga bagi kami. Sekarang, menyapa warga di dusun yang paling jauh bukan lagi kendala berat. Terima kasih kepada WIZ Pusat dan para donatur yang telah memfasilitasi perjuangan dakwah kami di Bima,” ucapnya dengan penuh haru.
Melalui bantuan armada ini, WIZ Pusat berkomitmen untuk terus menghidupkan syiar keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah-wilayah pelosok Nusantara secara berkelanjutan.










