Jelajah Sampah Bangun Komitmen Masyarakat Wujudkan Makassar Bersih dan Bebas Sampah

  • Bagikan

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui kegiatan Jelajah Sampah. Memasuki titik ke-14 di Kecamatan Tamalanrea, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama dalam mewujudkan Makassar yang bersih dan mampu mengelola sampah dengan baik.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan kegiatan pengangkutan dan pembersihan. Perubahan harus dimulai dari kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah.

“Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi?” ujar Munafri.

Menurutnya, masyarakat perlu membiasakan diri memilah sampah organik, anorganik, dan residu. Pemilahan tersebut menjadi langkah awal agar setiap jenis sampah dapat dikelola sesuai karakteristiknya dan tidak seluruhnya berakhir di tempat pemrosesan akhir.

“Sekarang kita mulai maksimalkan bagaimana memilah sampah. Saya tahu ini bukan hal yang mudah, tetapi kalau kita lakukan hari ini, kita akan mulai terbiasa,” katanya.

Munafri menilai persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Jika tidak segera ditangani secara serius dan berkelanjutan, persoalan tersebut dapat menjadi ancaman besar bagi lingkungan dan masyarakat.

“Saya menganggap persoalan sampah ini adalah persoalan yang kalau kita tidak bereskan akan menjadi bencana besar untuk kita semua,” tegasnya.

Karena itu, melalui kegiatan Jelajah Sampah, Munafri ingin membangun komitmen bersama antara pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Makassar. Gerakan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan memungut sampah, tetapi dilanjutkan dengan perubahan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak masyarakat memulai langkah sederhana dengan memilah sampah yang dihasilkan dari rumah masing-masing. Kebiasaan tersebut kemudian diharapkan diterapkan secara konsisten di lingkungan tempat tinggal.

“Melalui kegiatan Jelajah Sampah saya ingin bersama masyarakat membangun komitmen kita. Seluruh masyarakat Kota Makassar bertekad mewujudkan Makassar yang bersih dan mampu mengelola sampahnya dengan baik,” ungkapnya.

Kegiatan Jelajah Sampah titik ke-14 di Kecamatan Tamalanrea menjadi salah satu upaya Pemkot Makassar untuk memperluas edukasi sekaligus mengajak masyarakat terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Munafri berharap gerakan tersebut dapat melahirkan kesadaran kolektif bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tugas pemerintah maupun petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.

Dari rumah, komitmen tersebut diharapkan terus bergerak ke tingkat lingkungan, kelurahan hingga seluruh wilayah Kota Makassar. Dengan keterlibatan masyarakat secara aktif, target mewujudkan Makassar yang bersih dan bebas sampah diharapkan semakin dekat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *