Kisah Staf DPRD Bone, Yuli Novita Sari, Suara Kecil dari Lorong Kantor yang Menggema ke Publik

  • Bagikan

Dua hari terakhir, publik dihebohkan oleh vidio seorang perempuan bernama Yuli Novita Sari. Dia bekerja paruh waktu sebagai staf di kantor DPRD kabupaten Bone, Sulsel.

Dalam vidio tersebut Yuli terlihat sedang berada di kantor polisi. Ia melapor ke pihak berwajib atas penganiayaan yang dilakukan oleh Ketua DPRD Andi Tenri Walinonong.

Dalam laporannya, Yuli menceritakan selama ini, ia mengurus dan menyiapkan makan dan minum untuk tamu pimpinan DPRD. Di kantor Polres kabupaten Bone, Yuli menceritakan kisahnya di lempar kue dan air minum dihadapan banyak orang, tanpa memberi kesempatan untuk menjelaskan.

Perempuan berusia 29 tahun ini, bekerja di kantor DPRD kabupaten Bone sejak tahun 2019 sebagai tenaga honor atas rekomendasi mantan Wakil Ketua DPRD Andi Wahyudi. Tahun 2021, ayahnya meninggal sehingga dia harus bekerja keras untuk membantu kehidupan sehari-hari keluarganya.

Di rumah wakil rakyat itu, ia bekerja di bagian umum, sehari-hari menyiapkan makan dan minum pimpinan DPRD juga bertanggungjawab atas saat pimpinan menerima tamu, menyediakan kue dan minuman.

Pekerjaan itu, digelutinya penuh semangat dan ikhlas hingga ia terangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Selama menjalankan tugasnya ia bersikap baik pada siapa saja.

Pada hari Rabu tanggal 22 Juli 2026, Yuli sangat kecewa atas perlakuan orang nomor satu di kantor DPRD kabupaten Bone. Sikap sang pimpinan membuat hatinya terluka hingga melapor ke kantor polisi.

Waktu itu, ia menyiapkan kue di lounge sebab sudah terjadwal tamu Ketua DPRD. Setelah semuanya siap, Yuli diminta untuk membawa kue ke kantin,

Menurutnya, saat itu ada dua tamu yang datang. Setibanya di kantin, Andi Tenri, mengambil kue dan menggosok di wajah Yuli. Bukan hanya itu, dari pengakuan Yuli, pimpinannya juga ,lempar botol air minum dan botol sambel ke arahnya.

“Saya tidak tahu apa kesalahanku, saya malu sekali. Di kantin banyak sekali orang. Mukaku penuh kue, tapi saya sudah bersihkan sebelum kesini,”katanya saat berada di kantor polisi.

Setelah vidionya viral, Andi Tenri yang dimintai komentarnya sejumlah media membantah semua tudingan Yuli, menurutnya dia hanya menyuap kue ke dalam mulut Yuli, melempar botol serta memukul meja karena merasa sangat kesal.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *