MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan Sentra Tukar Sampah di Jalan Gunung Merapi, Kelurahan Lajangiru, Kecamatan Ujung Pandang, yang memungkinkan warga menukarkan sampah anorganik dengan kebutuhan pokok atau sembako.
Program ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mengelola sampah rumah tangga sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah. Warga cukup memisahkan sampah anorganik seperti botol plastik, kardus, kertas, kaleng, dan jenis sampah bernilai ekonomis lainnya, kemudian menyetorkannya ke Sentra Tukar Sampah.
Setiap sampah anorganik yang disetorkan akan dikonversi menjadi nilai tukar yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh sembako. Dengan cara tersebut, masyarakat tidak hanya berkontribusi mengurangi timbulan sampah, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan penguatan sarana dan sistem pengelolaan sampah menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
“Setiap sarana memiliki peran untuk meningkatkan pelayanan kebersihan. Kontainer dan truk arm roll mendukung penampungan serta pengangkutan sampah, motor tiga roda menjangkau lorong dan kawasan permukiman, sedangkan tempat sampah pilah mendorong pemilahan sampah sejak dari sumber,” ujar Helmy.
Menurutnya, keberadaan Sentra Tukar Sampah merupakan salah satu bentuk penguatan sistem pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat secara langsung. Program ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong budaya memilah sampah sejak dari rumah tangga.
Melalui pemilahan sampah dari sumber, volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir dapat dikurangi. Di sisi lain, sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomis dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang maupun kegiatan ekonomi sirkular.
DLH Kota Makassar mengajak seluruh warga Kecamatan Ujung Pandang untuk memanfaatkan fasilitas tersebut dan menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, langkah sederhana tersebut juga dapat memberikan nilai tambah bagi keluarga.
Dengan hadirnya Sentra Tukar Sampah di Kelurahan Lajangiru, Pemerintah Kota Makassar berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat serta mampu mendukung target mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.










