Kepala Dinas Penataan Ruang Makassar Hadiri Festival Daur Bumi 2025, Tegaskan Peran Tata Ruang Berbasis Lingkungan

  • Bagikan

Makassar, – Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kota yang bersih dan berkelanjutan. Hal ini tercermin dari kehadiran Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar, Fuad Azis, pada kegiatan Festival Daur Bumi 2025 yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar di Gedung Manunggal, Jalan M. Jusuf, Jumat (12/12/2025).

Festival yang mengusung tema “Daur Ulang, Daur Hidup, Daur Harapan” ini menjadi wujud nyata keseriusan Pemerintah Kota Makassar dalam membangun budaya bersih serta mendorong tata kelola sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Kehadiran Kepala Dinas Penataan Ruang dalam kegiatan ini menegaskan bahwa isu pengelolaan lingkungan tidak terpisahkan dari perencanaan dan pemanfaatan ruang kota. Tata ruang yang berwawasan lingkungan dinilai menjadi kunci dalam mendukung target besar Makassar Bebas Sampah 2029.

Fuad Azis menegaskan bahwa perencanaan tata ruang harus sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Penataan ruang yang baik harus mampu mengakomodasi kebutuhan lingkungan hidup, termasuk pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau. Ini menjadi bagian penting dalam menciptakan kota Makassar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Fuad Azis.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam sambutannya menekankan bahwa Festival Daur Bumi bukan sekadar ajang kreativitas daur ulang, melainkan bagian dari perjalanan panjang menuju transformasi kota yang ramah lingkungan.

“Festival ini bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga bumi dan masa depan kota,” kata Munafri.

Festival Daur Bumi 2025 juga menjadi ruang kolaborasi lintas sektor, melibatkan komunitas lingkungan, pelajar, UMKM, industri kreatif, hingga masyarakat umum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya peduli lingkungan berbasis ekonomi sirkular.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Makassar, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar sekaligus Ketua Dewan Lingkungan Makassar Eco Circular Hub (MEC), Melinda Aksa, Tim Ahli, Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar, para Camat dan Lurah, serta Direksi Perusahaan Daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap sinergi antara kebijakan lingkungan, penataan ruang, dan partisipasi aktif masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan kota yang berdaya saing dan berkelanjutan.

  • Bagikan
Exit mobile version