MAKASSAR,timurindonesia.com – Menteri Pertanian Periode 2014-2019, Andi Amran Sulaiman, melalui AAS Community turut andil dalam meringankan beban korban kebakaran di Jl. Manuruki dan Jl. Serigala Makassar, Selasa (16/10/2023) pagi.
Bantuan berupa 20 karung beras, 10 karung gula pasir, mie instan, perlengkapan mandi, seragam sekolah, diserahkan langsung Andi Amran kepada para korban.
Menurutnya, aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Terlebih lagi bagi mereka yang kehilangan harta benda akibat kebakaran.
“Membantu korban bencana seperti kebakaran merupakan wujud kepedulian sosial. Kita punya tanggung jawab moril untuk membantu dan meringankan beban mereka,” Ujarannya.
Andi Amran yang juga Founder AAS Community menambahkan, AAS Community akan senantiasa hadir membantu para korban bencana. Bukan hanya di Makassar, tapi di seluruh daerah, bahkan di luar Sulsel.
“Selain Makassar, AAS Community juga aktif memberi bantuan kepada korban bencana yang terjadi di beberapa daerah, di Soppeng, Barru dan Sinjai. Tujuannya hanya satu, meringankan beban hidup para korban,” ungkapnya.
Andi Amran menambahkan, agar para korban kebakaran jangan berputus asa atas musibah yang dialami. Tidak jarang orang yang berhasil berangkat dari cobaan besar yang pernah mereka alami.
Pada kesempatan itu, AAS Community memfasilitasi para korban dan tenaga kebersihan, makan gratis pallubasa di Jl. Onta selama empat hari berturut-turut.
“Selain memberikan bantuan sembako dan seragam sekolah, ASS Community juga memberikan fasilitas makan gratis pallubasa selama empat hari berturut-turut. Bukan hanya para korban, tenaga kebersihan juga bisa menikmati fasilitas ini,” ucap Andi. Amran Sulaiman, Selasa (16/10/2023).
Sementara itu, salah seorang tenaga kebersihan, Echa, mengatakan bahwa apa yang dilakukan Andi. Amran Sulaiman adalah sikap yang terpuji.
“Beliau orang baik. Dikasi makan gratiski pallubasa selama empat hari. Padahal keberadaan saya dan kawan-kawan disini karena memang tugas kami membersihkan puing bekas kebakaran. Beliau peduli dengan tenaga kebersihan,” ungkap Echa. (*)
