Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Makassar Jadi Biang Kemacetan

  • Bagikan
0-3968x2976-0-0-{}-0-24#bokehtype:0#;illum:2 scene:0 humanIn:0;

MAKASSAR – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite masih terlihat di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Rabu (9/9/2026). Kondisi ini mengakibatkan kemacetan panjang di sejumlah jalur SPBU.

Berdasarkan pantauan on the spot, antrean kendaraan tampak terjadi di beberapa titik, di antaranya SPBU kawasan Jalan A.P. Pettarani, Jalan Sultan Alauddin, Parangtambung, Abd Kadir, Jalan Ratulangi, dan Jalan Cenderawasih.

Antrean didominasi kendaraan roda dua dan roda empat. Pengendara terlihat harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan Pertalite.

Kondisi tersebut memicu keluhan dari sejumlah warga. Mereka mengaku harus mengantre lebih lama dibandingkan kondisi normal untuk mendapatkan BBM bersubsidi tersebut.

“Saya sudah lama antre. Biasanya tidak seperti ini,” keluh Dg Rala salah seorang pengendara yang ditemui di salah satu SPBU.

Panjangnya antrean juga membuat sebagian warga memilih mencari alternatif lain. Sejumlah pengendara terlihat meninggalkan SPBU dan membeli BBM dari pedagang bensin eceran atau Pertamini yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Fenomena ini menjadi pemandangan tersendiri di sejumlah ruas jalan Makassar. Ketika antrean di SPBU semakin panjang, warga yang membutuhkan BBM untuk bekerja maupun beraktivitas memilih membeli bensin eceran meskipun harga yang harus dibayar umumnya lebih tinggi dibandingkan harga BBM bersubsidi di SPBU.

Sejumlah warga berharap kondisi antrean Pertalite segera teratasi. Mereka meminta distribusi BBM ke SPBU dapat berjalan normal sehingga masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar.

“Kalau harus antre panjang begini setiap hari, tentu sangat mengganggu aktivitas. Kami berharap segera normal,” ujar warga lainnya.

Meski demikian, kondisi antrean di lapangan tidak serta-merta dapat disimpulkan sebagai kelangkaan BBM secara menyeluruh. Penyebab antrean masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun instansi terkait.

Berdasarkan informasi, hampir seluruh kabupaten dan kota khususnya di wilayah Sulsel mengalami hal yang sama, sejak beberapa pekan sebelumnya hingga saat ini.

Sebelumnya, pihak Pertamina menyatakan stok BBM di wilayah Sulawesi Selatan dalam kondisi aman. Sementara aparat kepolisian juga melakukan pendalaman terkait kondisi distribusi dan kemungkinan adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Hingga laporan ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *