Makassar – Jelang laga penting menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sabtu (16/8/2025), PSM Makassar bergerak cepat dengan sejumlah langkah strategis. Mulai dari mendatangkan striker asing anyar, meluncurkan jersey tandang terbaru, hingga memantapkan persiapan tim di bawah asuhan Bernardo Tavares.
Manajemen PSM Makassar akhirnya resmi memperkenalkan Abu Hazard Kamara, penyerang asal Liberia, sebagai amunisi baru musim ini. Striker berusia 22 tahun itu didatangkan dari klub Oman, Al-Seeb, setelah sebelumnya mencetak 9 gol dari 10 pertandingan.
Sebelum hijrah ke Timur Tengah, Kamara juga tampil gemilang bersama Kuching City (Malaysia) dengan torehan 15 gol dan 2 assist dari 32 laga. Rekam jejak impresif ini diharapkan mampu menambah daya gedor lini depan Juku Eja yang musim lalu kerap kesulitan mencetak gol.
Meski mengakui persiapan belum sepenuhnya ideal, pelatih Bernardo Tavares tetap optimis timnya mampu mencuri poin di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Ia menegaskan bahwa semangat juang para pemain menjadi modal penting menghadapi laga tandang pertama musim ini.
“Dengan dukungan pemain baru dan motivasi tinggi, kami datang untuk berjuang maksimal. Target kami tetap membawa pulang poin,” ujar Tavares.
Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra PSM Makassar dipastikan berlangsung panas. Sebanyak 325 personel keamanan gabungan sudah disiapkan untuk menjaga jalannya laga. Sementara itu, kubu tuan rumah juga menyatakan keyakinannya bisa meraih kemenangan di kandang perdana mereka.
Tak hanya kedatangan pemain anyar, PSM juga meluncurkan jersey tandang edisi terbaru yang akan debut dalam laga melawan Bhayangkara Lampung. Jersey tersebut dirancang dengan nuansa elegan dan penuh simbol kebanggaan, menjadi identitas baru Juku Eja saat melakoni laga tandang.Peluncuran ini mendapat sambutan hangat dari suporter setia PSM, yang berharap seragam anyar bisa membawa keberuntungan bagi tim kebanggaan masyarakat Sulsel.
PSM Makassar kini menatap laga dengan optimisme baru. Kehadiran Abu Kamara, rilis jersey tandang, serta tekad kuat pelatih dan pemain menjadi sinyal bahwa Juku Eja siap kembali bersaing di papan atas Super League musim 2025/2026.










