GOWA – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Yayasan Shohwatul Islam kembali menghadirkan aksi kemanusiaan melalui Khitan Massal Tahap VI, yang digelar pada Ahad (15/2/2026). Sebanyak 25 santri yatim dan dhuafa dari Kabupaten Gowa dan sekitarnya mengikuti kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.
Kegiatan dipusatkan di Masjid Nurul Ishlah, Perumahan Andi Tonro Permai, Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Mengusung tema “Kolaborasi Bangkitkan Umat dan Negeri”, acara ini menjadi momentum memperkuat sinergi sosial dan dakwah di tengah masyarakat.
Ketua Yayasan Shohwatul Islam, Abdullah Sartono, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan meski sempat dihadapkan pada sejumlah keterbatasan, termasuk kebutuhan obat-obatan. “Alhamdulillah, semua tantangan dapat teratasi berkat kerja sama dan kepedulian berbagai pihak,” ujarnya.
Prosesi khitan dilakukan secara profesional oleh tim medis yang dipimpin Hj. Lola bersama belasan tenaga kesehatan dari Puskesmas Somba Opu. Kolaborasi antara lembaga sosial dan tenaga kesehatan ini menjadi bukti nyata sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kurang mampu.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh Panitia Pelaksana Muhammad Imran, M.Sos, kemudian sambutan tuan rumah oleh Ketua Takmir Masjid, Drs. H. Tompo, M.HI, serta perwakilan tim medis. Sejumlah perwakilan lembaga mitra turut hadir memberikan dukungan moral sekaligus memperkuat semangat kolaborasi.
Partisipasi mahasiswa juga memberi warna tersendiri. Sejumlah kader dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Sulawesi Selatan dan komisariat se-Makassar dan Gowa Raya, di antaranya M. Ikhsan dan Syahrul, ikut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan. Dalam sambutannya, Muhammad Imran selaku Ketua Umum KAMMI Wilayah Sulawesi Selatan menegaskan bahwa mahasiswa adalah pemikir, pelaku, sekaligus perancang sejarah kebangkitan peradaban.
Nuansa inspiratif semakin terasa saat sesi motivasi hidup sehat yang disampaikan H. Jusman Arham, S.Kom. Tausiyah penguatan iman kemudian dibawakan oleh pimpinan Pondok Tahfiz Nur Saidah Bakri Gowa, KH. Satriawan Bakri, Lc. Acara ditutup dengan doa penuh harap agar keberkahan senantiasa menyertai seluruh pihak yang terlibat.
Khitan Massal Tahap VI ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Yayasan Shohwatul Islam yang telah berjalan selama beberapa tahun. Fokus kegiatan tidak hanya di wilayah perkotaan, tetapi juga menyasar daerah pedalaman dan pulau-pulau terluar di Indonesia Timur, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Selain khitan massal, yayasan terus menggulirkan berbagai program kemanusiaan lainnya melalui dukungan mitra dan para donatur.
Menurut panitia, keberhasilan kegiatan ini adalah buah dari doa, keikhlasan, serta sinergi berbagai elemen masyarakat. “Semoga Allah Ta’ala membalas setiap kebaikan para donatur dan mitra dakwah yang telah membersamai perjuangan ini. Barakallahu fiikum,” tutup Abdullah Sartono.










