MAKASSAR, timurindonesia.com,- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, menggandeng remaja di kota dalam sosialisasi seputar permasalahan generasi.
Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kota Makassar, Andi Dewi Ratna Sari, saat hadir di acara Smarcity dialog, Jumat (11/11/2023), mengatakan melalui program Generasi Berencana atau Genre, kita merespon permaslahan remaja.
Permasalah yang dihadapi remaja saat ini, pernikahan dini, napza, seks pranikah, dan bullying.
Menurut Dewi, peran Genre nantinya akan memberikan pemahaman kepada remaja yang latar belakang pendidikannya SMP dan SMA.
“Kita harap generasi berencana ini, terus berusaha mensosialisasikan antisipasi masalah remaja di lingkungan mereka,” katanya.
Yuna, salah seorang Duta Genre Sulsel tahun 2020, masalah yang dihadapi remaja berbeda-beda. Ada yang seputar pernikahan dini, napza, dan seks pranikah.
Dia juga menjelaskan tujuan program genre yang diluncurkan BKKBN, untuk mempersiapkan Indonesia dalam memasuki era bonus demografi pada tahun 2030 hingga 2040 mendatang dan menyiapkan generasi emas di tahun 2045.
Program Genre adalah program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. Salah satunya melalui pemahaman tentang merencanakan usia perkawinan, menyiapkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.
Duta Genre aau Generasi Berencana ini diharapkan akan melahirkan para remaja berkualitas dan remaja tangguh yang dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa.
