MAKASSAR – Membangun generasi yang berkualitas membutuhkan pemahaman tentang kependudukan sejak usia dini. Karena itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus mendorong pendidikan kependudukan di lingkungan sekolah melalui kegiatan Advokasi, Sosialisasi, dan Fasilitasi Pendidikan Kependudukan pada satuan pendidikan jenjang SLTP/MTs.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran kepada peserta didik bahwa persoalan kependudukan memiliki keterkaitan erat dengan berbagai aspek kehidupan, mulai dari kualitas hidup, kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga masa depan generasi muda.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan pendidikan kependudukan penting diberikan sejak bangku sekolah agar generasi muda memiliki wawasan dan kesadaran dalam memahami berbagai dinamika kependudukan.
“Melalui pendidikan kependudukan, kita ingin menanamkan pemahaman kepada generasi muda bahwa kependudukan tidak berdiri sendiri, tetapi berkaitan erat dengan kualitas hidup, kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan masa depan mereka,” ujar Andi Irwan.
Menurutnya, pemahaman tersebut diharapkan dapat membentuk pola pikir peserta didik agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
Selain itu, pendidikan kependudukan juga diharapkan mampu membekali generasi muda agar dapat mengambil keputusan secara bijak serta memiliki kemampuan dalam merencanakan masa depan.
Andi Irwan menegaskan, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan kualitas keluarga dan masyarakat di masa mendatang. Karena itu, pembentukan kesadaran dan karakter perlu dilakukan sejak mereka berada di bangku pendidikan.
“Generasi yang memiliki pengetahuan dan kesadaran akan lebih siap mengambil keputusan yang tepat untuk dirinya, keluarga, maupun lingkungannya,” katanya.
DPPKB Kota Makassar berharap kegiatan advokasi, sosialisasi, dan fasilitasi pendidikan kependudukan dapat terus diperkuat di satuan pendidikan sehingga semakin banyak pelajar yang memiliki wawasan kependudukan.
Dengan membangun generasi yang sadar kependudukan sejak dini, diharapkan lahir generasi yang peduli, cerdas dalam mengambil keputusan, serta mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik.
