Penuh Haru, Ribuan Warga Wamena, Antar Jenazah Aris Sandi ke Bandara

  • Bagikan
Screenshot

WAMENA— Perjalanan terakhir Aris Sanda menjadi pemandangan yang menggetarkan hati.

Sejak jenazah diberangkatkan dari rumah duka menuju bandara, ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang mereka kenal baik selama hidupnya.

Aris Sanda sudah 23 tahun tinggal di Papua, meninggalkan kampung halamannya dan juga orang tuanya, saat itu ia masih bujang.

Ia dikenal sangat baik bahkan dianggap pahlawan yang banyak membantu masyarakat. Aris mengantar warga dan anak-anak dengan kendaraannya melewati pegunungan Nduga.

Namun, pada Rabu (15/09/2026) saat masih mengantar warga ia ditahan dan dipaksa serukan kalimat dukungan Papua merdeka, setelah itu kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) membunuhnya.

Hari ini, Jumat (17/09/2026) iring-iringan kendaraan mengantar jenazah Aris menuju Bandara, untuk diberangkatkan ke kota Makassar kemudian lanjut ke Tana Toraja.

Terlihat ribuan warga Papua dan pendatang yang mengenal Aris, ikut dalam iring-iringan kendaraan bermotor mengantar kendaraan jenazah sampai ke Bandara Wamena.

Di sejumlah titik, warga berdiri di pinggir jalan, melambaikan tangan dan memanjatkan doa saat rombongan melintas. Tidak sedikit yang sengaja menghentikan aktivitas mereka untuk menyaksikan perjalanan terakhir Aris Sanda.

Sesampainya di bandara, lautan manusia kembali terlihat. Warga yang mengikuti rombongan sejak dari rumah duka bergabung dengan pelayat lainnya yang telah menunggu.

Area bandara dipenuhi orang-orang yang ingin mengantar jenazah hingga titik terakhir sebelum diberangkatkan dengan pesawat.

Saat pesawat mulai melaju dan akhirnya lepas landas, banyak warga yang masih berdiri memandang ke arah langit. Sebagian melambaikan tangan, sebagian lainnya hanya terdiam dalam doa. Mereka baru beranjak meninggalkan bandara setelah pesawat menghilang dari pandangan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *