Maknai Isra Mi’raj, Warga BTN Paropo Indah Gelar Peringatan di Masjid Nurul Bani

  • Bagikan

MAKASSAR – Warga Kompleks BTN Paropo Indah, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Bani, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan keagamaan ini diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar dengan penuh kekhusyukan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Inshany Renhoran.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Inshany Renhoran mengajak seluruh jamaah Masjid Nurul Bani untuk mengirimkan doa dan bacaan Al-Fatihah bagi saudara-saudara yang tertimpa musibah. Ia menegaskan bahwa setiap manusia pasti memiliki masalah dalam hidupnya, dan Islam hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan tersebut.

“Allah SWT telah menyempurnakan agama Islam dan mencukupkan nikmat-Nya dengan Islam. Islam mengatur kehidupan manusia sejak lahir hingga meninggal dunia,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap ucapan dan perbuatan manusia memiliki hukum dan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, setiap aktivitas hendaknya bernilai pahala dan dilakukan dengan niat ibadah.

Ustaz Inshany kemudian menjelaskan hakikat peristiwa Isra Mi’raj sebagai bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menembus langit, bertemu para nabi, serta diperlihatkan penghuni surga dan neraka, merupakan bukti kekuasaan Allah yang Maha Suci.

“Isra Mi’raj adalah puncak penghambaan kepada Allah SWT. Hanya Allah, Rabb yang Maha Besar, tempat kita meminta dan bergantung,” tuturnya.

Ia menambahkan, hikmah terbesar dari peristiwa Isra Mi’raj adalah perintah shalat. Buah dari shalat yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh adalah mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Selain itu, doa disebutnya sebagai senjata utama orang beriman.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Inshany juga menyinggung safari dakwahnya di Sulawesi Selatan, dengan menceritakan kisah-kisah pertolongan Allah SWT kepada masyarakat yang tertimpa bencana. Di antaranya, rumah imam masjid dan rumah keluarga penghafal Al-Qur’an yang selamat dari bencana banjir bandang.

Ia juga menyampaikan pentingnya peran Badan Wakaf Al-Qur’an dalam memperkuat akidah umat Islam melalui pendalaman dan pemahaman Al-Qur’an.

Sementara itu, pengurus Masjid Nurul Bani menyampaikan ucapan terima kasih kepada majelis taklim dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, khususnya dalam penyediaan konsumsi sehingga kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *