MAKASSAR – Program Jelajah Sampah 2026 Pemerintah Kota Makassar terus berlanjut. Memasuki titik ke-10 di Kecamatan Ujung Pandang, gerakan tersebut kembali menggabungkan aksi plogging, edukasi, dan kolaborasi masyarakat untuk memperkuat pengelolaan sampah dari sumber.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan Jelajah Sampah merupakan program yang memasuki tahun kedua pelaksanaan. Menurutnya, berbagai kegiatan yang dijalankan pada 2026 memiliki keterkaitan erat dengan program pengelolaan sampah Pemerintah Kota Makassar.
“Program Jelajah Sampah tahun ini merupakan tahun kedua kita laksanakan. Program tahun 2026 juga sangat banyak yang bersesuaian dengan program yang kita laksanakan,” ujar Helmy.
Menurutnya, Jelajah Sampah tidak hanya berorientasi pada kegiatan memungut sampah, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan membangun keterlibatan masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah sejak dari sumber.
Memasuki titik ke-10 di Kecamatan Ujung Pandang, sebanyak 10 titik telah dilalui dengan berbagai cerita dan pengalaman masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Semangat tersebut diharapkan terus berlanjut hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Helmy juga menyinggung langkah Pemerintah Kota Makassar dalam menghentikan praktik open dumping di TPA Tamangapa. Pelaksanaan penghentian open dumping tersebut menjadi bagian penting dari transformasi pengelolaan sampah di Kota Makassar.
“Ini merupakan hari kedua kita melaksanakan penghentian open dumping,” jelasnya.
Menurut Helmy, momentum tersebut semakin penting karena Pemerintah Kota Makassar terus melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah, baik di tingkat sumber maupun di tempat pemrosesan akhir.
Ia juga menyampaikan bahwa Menteri Lingkungan Hidup dijadwalkan datang ke Kota Makassar untuk melihat langsung perkembangan pembenahan pengelolaan sampah yang tengah dilakukan pemerintah kota.
Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan dukungan terhadap transformasi sistem persampahan di Makassar.
Sementara itu, kegiatan Jelajah Sampah 2026 terus mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan baru melalui pemilahan sampah dari rumah, mengurangi timbulan sampah, serta memastikan sampah yang dihasilkan mendapatkan pengelolaan sesuai jenisnya.
Dengan memasuki titik ke-10, Jelajah Sampah 2026 telah menghadirkan 10 cerita dan gerakan di berbagai wilayah. Pemerintah Kota Makassar berharap semangat tersebut terus menyala dan berkembang menjadi gerakan bersama menuju Makassar yang bersih dan bebas sampah.










