MAKASSAR, 24 November 2025 – Program pencegahan stunting terus diperkuat oleh pemerintah melalui berbagai inovasi, salah satunya Sertifikat Siap Nikah, Siap Hamil (Elsimil) yang dikembangkan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN. Sertifikat ini kini menjadi bagian penting bagi calon pengantin dalam mempersiapkan pernikahan sekaligus memastikan kesiapan kesehatan reproduksi sebelum memiliki keturunan.
Bertempat di kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Shodiqin, SH., MM menyerahkan secara simbolis Sertifikat Elsimil kepada salah satu calon pengantin yang merupakan staf Subbagian Umum dan Pengelolaan BMN BKKBN Sulsel.
Dalam kesempatan tersebut, Shodiqin menjelaskan bahwa Elsimil bukan hanya sekadar sertifikat, tetapi sebuah sistem intervensi kesehatan untuk memastikan lahirnya generasi sehat dan terhindar dari risiko stunting sejak sebelum kehamilan.
“Aplikasi ini berguna untuk mendeteksi lebih awal potensi risiko pada bayi yang akan dilahirkan dengan melihat kondisi calon pengantin. Selain itu, Elsimil juga menjadi alat pemantau kesehatan dan edukasi seputar kesiapan nikah dan program hamil,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Sertifikat Elsimil kini telah menjadi salah satu syarat administratif bagi calon pengantin untuk melangsungkan pernikahan.
“Sertifikat Elsimil merupakan salah satu syarat untuk melakukan pernikahan. Sertifikat ini didapatkan setelah calon pengantin melakukan screening atau pemeriksaan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit, bidan praktik, dan prosesnya juga dipantau oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK),” tambahnya.
Program ini ditargetkan dapat mempercepat upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting melalui intervensi dini sebelum masa kehamilan. Dengan adanya sertifikasi ini, calon pengantin diharapkan lebih sadar akan pentingnya kesehatan reproduksi dan kesiapan mental serta fisik sebelum membangun keluarga.
