MAKASSAR_Wisuda Universitas Muslim Indonesia (UMI) Diploma, sarjana, profesi, magister dan doktor Periode kedua tahun 2025 yang berlangsung di Claro Hotel Makassar mendadak haru,Minggu ( 31/08/2025).
Rektor UMI Prof Hambali Thalib yang membacakan kisah tragis yang di alami seorang wisudawati bernama Husnul Khatimah. Almarhumah meninggal akibat kecelakaan 16 hari menjelang wisuda.
Sebuah kursi kosong tampak foto hitam putih dibingkai di letakkan di kursi dengan buket bunga berdampingan dengan wisudawati lainnya.
Husnul Khatimah tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Agama Islam berprestasi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,88.
Almarhumah Husnul Khatimah, Spd telah mendaftar untuk wisuda setelah menyelesaikan skripsinya namun Allah SWT lebih sayang.Mengabulkan cita-cita Almarhumah untuk di wisuda, Pihak Universitas Muslim Indonesia tetap menganugerahkan gelar sarjananya secara simbolis.
“Izinkan saya secara khusus mewisuda Almarhumah secara simbolik,” kata Rektor UMI Prof Hambali Thalib, di depan ratusan wisudawan.
Suasana Tangis haru pecah ketika sang adik, Bripda Indra Setiawan maju ke depan para wisudawan wisudawati untuk menerima Ijazah Husnul Khatimah, Spd.
Sang kakak mewakili Khusnul Khatimah yang lahir di Majene , Sulawesi Barat 23 September 2002. Almarhumah meninggal dunia pada 14 Agustus 2025 pasca mengalami kecelakaan, Kedua orang tuanya Pun tak sempat hadir karena sakit.
Dalam sambutan Rektor UMI, Prof Hambali Thalib mengatakan wisudawan wisudawati harus siap menghadapi era tranformasi digital,”Momen hari ini tanda bukti cinta dan jawabannya atas doa orang tua yang menyebut nama kita disetiap sujudnyadoa yang tak pernah pudar,” Ujar Prof Hambali.
Prof Hambali juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang telah menitipkan anaknya mempercayakan pendidikan anak untuk menuntut ilmu di umi yang memiliki visi misi melahirkan generasi cerdas intelektual berkarakter internasional.
Sementara itu Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA. Sebagai Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI mengucapakan selamat kepada segenap civitas akademika serta ucapkan selamat kepada wisudawan wisudawati,”Yayasan Badan Wakaf Umi, konsisten menjalankan visi misi sebagai lembaga pendidikan dan dakwah konsisten dengan konsep pendidikan islam di keimanan dan kesalehan
Ilmu dan amal saleh sesuai Statuta umi berilmu Amaliah berahklatul Karimah.
Umi mengajak semua lebih merapat mengemban amanah memajukan umi, dengan konsep jamaah terus di pelihara implementasi semua manajemen dan unit kerja,” ujar Prof Masrurah.
Diakhir sambutannya Prof Masrurah berpesan untuk wisudawan wisudawati,”Jangan berhenti belajar agar tidak ketinggalan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin maju.Jadilah manusia Ulul Al-Bab.
Alumni umi menjaga nama baik almamater,konsisten dengan visi misi Umi menjadi duta Umi yang baik di kenal di mana-mana berkat kebaikan para alumninya, bermanfaat bagi masyarakat bangsa dan negara dan sebaik baiknya manusia ialah yang bermanfaat bagi org lain,”Tutup Prof Masrurah.
