Berdagang bukanlah sesuatu yang mudah juga tidak begitu sulit untuk digeluti. Intinya adalah kemauan, jika kita bersungguh-sungguh melakukannya maka dengan mudah akan mendapatkan hasil dari kerja keras kita. Kunci sukses dalam berdagang harus sabar,tekun dan ikhlas jangan mudah putus asa apalagi menyerah.
Seperti halnya perempuan berusia 78 tahun, dia membanting tulang bersama suaminya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan juga membiayai kehidupan kelima orang anaknya dengan menjual sate. Setiap malam dia dan suaminya berjualan di Pasar Baru Panyabungan , Sumatera Utara sejak tahun 1970.
Semangatnya menggeluti usahanya selalu berkobar sebab ada impian besar yang ingin dia laksanakan, dia dan suaminya berniat untuk menginjakkan kaki ke Baitullah di kota yang suci, kota yang merupakan tempat melaksanakan rukun Islam yang ke-5. Sebagai umat islam. niat berhaji selalu hadir dihati Asma dan suaminya. Mereka selalu yakin bisa sampai ke tanah suci dan berdiri di depan Baitullah.
Namun, untuk mewujudkan mimpi besar itu, Asma harus bekerja keras apalagi biaya berhaji tidak murah. Mereka pun mulai menyisihkan rupiah demi rupah dari hasil jualan sate, memang tidak mudah banyak tantangan dan rintangan yang harus mereka lalui. Apalagi kebutuhan makan sehari-hari dari tahun ke tahun mengalami kenaikan.
Kondisi tersebut, tidak mengurungkan niat Asma dan suaminya untuk berhenti menabung, dia selalu yakin dan percaya Allah akan memberikan petunjuk untuk mewujudkan impiannya dan bukan sekadar mimpi. Dia berharap dari kerja kerasnya bisa bisa mewujudkan mimpi besarnya.
Tahun 2009, suami yang selama ini menemaninya dalm suka dan duka, suami yang mendukungnya menabung agar bisa berhaji telah dipanggil oleh Allah SWT. Kepergian suaminya tentu saja menggores luka yang dalam dihati ibu dari lima orang anak.
Perjuangan Asma tidak sampai disitu, kehilangan suami membangkitkan semangatnya untuk tetap berjualan demi mencukupi isi tabungan hajinya. Apalagi anaknya sudah besar, mereka ikut membantu orangtuanya dan memberikan dukungan sampai mimpi ke Tanah Suci bisa terlaksana dengan baik.
Akhirya panggilan haji Asma Tanjung tahun ini, memberikan kebahagiaan yang luar biasa. Dia akan menunaikan ibadah haji Tahun 1446 H/2025 M, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 05 Embarkasi Medan (KNO-05) dan berangkat 5 Mei 2025. Ia akan berangkat bersama ratusan jemaah haji lainnya dari Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Desa Parbangunan Kec. Panyabungan.
