MAKASSAR,timurindonesia.com — Ikatan Keluarga Darul Huffadh (IKDH) Cabang Makassar akan menggelar kegiatan Lomba Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) atau Lomba Tahfidz Quran antar Pondok Pesantren se-Sulawesi Selatan yang Insyaa Allah akan diikuti oleh Santri Pondok Pesantren se-Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini akan diselenggarakan pada hari jum’at – ahad, 26-28 Juli 2024, Adapun rangkaian Kegiatan selain lomba MHQ
antar Ponpes se-Sulsel juga ada Seminar Al-Qur’an dengan Tema “Digitalisasi Menuju Pondok Pesantren yang
Modern” dan sekaligus ajang Silaturahmi Nasional antar pondok pesantren di Sulawesi Selatan.
Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mengaktualisasikan bakat di bidang MHQ serta potensi yang dimiliki para santri, meningkatkan semangat apresiasi kemampuan santri di bidang MHQ juga Untuk mewujudkan santri berjiwa nasionalis dengan semangat solidaritas dan produktif di bidang MHQ.
Ketua Umum IKDH Rajuddin juga mengatakan bahwa “Acara ini di selenggarakan dengan tujuan sebagai bentuk syiar IKDH, mempererat tali persaudaraan antar sesama pondok pesantren, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kita bersama, serta memberikan inspirasi juga motivasi bagi kita semua”
“Saya berharap semoga acara ini menjadi berkah sarana yg bermanfaat untuk saling belajar dan tumbuh bersama dengan cara dekat dengan ayat-ayat Allah SWT,” tutupnya.
MHQ ini nantinya terdiri dari beberapa bagian, pada hari Jumat sendiri para peserta akan melakukan registrasi di Asrama haji Sudiang dan Pembukaan Kegiatan yang insya Allah akan dibuka oleh Bapak Walikota Makassar.
Pada hari Sabtu lomba baru akan mulai dilaksanakan dan malam harinya di isi dengan seminar Al-Qur’an, lalu pada hari Ahad ditutup dengan Rihlah dan check out peserta.
MHQ ini terbagi menjadi 4 kategori yaitu 5 juz 1 sesi, 10 juz 1 sesi, 20 juz 2 sesi dan 30 juz 1 sesi di pagi hari yakni hari terakhir pelaksanaan lomba.
Tentunya dengan akan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan agar bisa Memberikan kesempatan bagi santri untuk
mengembangkan Minat Bakat di bidang Al-Qur’an, Membentuk karakter santri sebagai penerus masa depan bangsa dengan nilai-nilai Qurani serta Menanamkan nilai-nilai seni budaya Islami di kalangan santri. (nawwaf)
