Hari Pertama Ngantor, Andi Syahrum Langsung “Tancap Gas” Benahi Layanan Air Bersihl

  • Bagikan

MAKASSAR – Memulai hari pertamanya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Makassar, Andi Syahrum Makkuradde langsung menunjukkan ritme kerja cepat. Pada Selasa (21/4/2026), ia resmi berkantor dan tanpa menunggu lama langsung bergerak ke lapangan.

Mengawali aktivitasnya, Andi Syahrum yang akrab disapa Pung Birka terlebih dahulu bertatap muka dengan sejumlah awak media di kantor PDAM Makassar. Dalam pertemuan tersebut, ia membuka ruang dialog terkait berbagai persoalan layanan air bersih yang selama ini menjadi perhatian publik.

Tak berselang lama, ia langsung turun meninjau pengerjaan pipa distribusi air bersih di wilayah Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo. Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmennya dalam mempercepat perbaikan layanan.

“Pengerjaan pipa kita targetkan selesai hari ini juga, sehingga bisa langsung mengaliri sekitar 200 pelanggan. Ini juga merupakan salah satu keluhan dari anggota DPRD,” ujarnya.

Mantan Kepala Kesbangpol Makassar itu menegaskan, fokus utamanya adalah membenahi kinerja internal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan, PDAM tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus hadir sebagai penyedia layanan publik yang optimal.

“Kalau kita bekerja dengan baik, hasilnya pasti terlihat. Termasuk dalam penertiban dan peningkatan layanan,” tegasnya.

Selain pembenahan internal, Andi Syahrum juga memberi perhatian serius terhadap potensi krisis air bersih yang dinilai cukup rawan di beberapa wilayah. Bahkan sebelum resmi menjabat, ia mengaku telah melakukan langkah-langkah antisipasi awal.

Cakupan layanan PDAM Makassar saat ini baru menyentuh sekitar 60 persen masyarakat. Karena itu, peningkatan distribusi menjadi salah satu prioritas utama, termasuk mengoptimalkan sistem di Instalasi Moncongloe.

Untuk menjaga stabilitas suplai, PDAM juga menyiapkan langkah darurat seperti penggunaan pompa tambahan. Meski demikian, sejumlah kendala teknis masih menjadi tantangan, mulai dari kebocoran pipa hingga pencurian infrastruktur yang berdampak pada distribusi air.

Dalam kepemimpinannya, Andi Syahrum juga berkomitmen membangun komunikasi terbuka dengan berbagai pihak, termasuk kalangan media. Ia menilai transparansi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.

“Kami terbuka terhadap masukan dan informasi, agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan dampak sosial bagi masyarakat,” jelasnya.

Selama enam bulan masa tugasnya sebagai Plt Dirut, Andi Syahrum menargetkan pembenahan menyeluruh di tubuh PDAM Makassar dengan prinsip kerja cepat, responsif, dan berorientasi pada hasil.

Dengan langkah awal yang agresif ini, diharapkan pelayanan air bersih di Kota Makassar dapat semakin membaik dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

  • Bagikan
Exit mobile version