MAKASSAR — Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni (IKA) SMP Negeri 21 menjadi momentum bersejarah dengan terbentuknya kepengurusan IKA untuk pertama kalinya tahun 2026 ini.
Pembentukan IKA tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi wadah untuk mempererat kembali tali silaturahmi para alumni, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kolaborasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sekolah.
Kepala SMP Negeri 21, Nirmaladewi, menyampaikan harapannya agar keberadaan IKA dapat menjadi mitra strategis sekolah dalam mengawal berbagai kegiatan, termasuk kegiatan yang melibatkan para siswa yang saat ini masih menempuh pendidikan di SMP Negeri 21.
Menurutnya, para alumni memiliki peran penting karena pernah menjadi bagian dari perjalanan sekolah. Pengalaman, jaringan, pengetahuan, serta berbagai bidang yang digeluti para alumni menjadi modal yang dapat dikembangkan untuk memberikan manfaat bagi sekolah.
“IKA ini menjadi modal utama. Alumni memiliki banyak potensi yang bisa dikolaborasikan dengan sekolah, baik dalam memberikan gagasan, pendampingan maupun dukungan terhadap berbagai kegiatan sekolah,” ujarnya, saat dimintai komentarnya Sabtu (26/09/2026).
Ia berharap hubungan antara sekolah dan alumni ke depan tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi semata. Lebih dari itu, IKA diharapkan mampu menjadi mitra yang dapat bersinergi dengan pihak sekolah dalam menciptakan berbagai program yang memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Kolaborasi tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui berbagai bidang. Alumni yang memiliki pengalaman dan kompetensi tertentu dapat mengambil peran sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga keberadaan IKA benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh sekolah maupun siswa.
“Alumni bisa memberikan sesuatu yang spesifik sesuai dengan bidang dan kompetensinya. Ada yang bisa memberikan pengalaman, pengetahuan, membuka jaringan, atau mendukung kegiatan anak-anak di sekolah,” katanya.
Nirmaladewi juga menaruh harapan besar kepada ketua IKA yang terpilih bersama seluruh pengurus agar mampu menghadirkan gagasan-gagasan baru.
Ia berharap kepengurusan IKA pertama ini dapat menjadi awal dari hubungan yang semakin kuat antara alumni dan sekolah, sekaligus melahirkan berbagai program yang dapat mendorong kemajuan SMP Negeri 21.
“Harapan saya kepada ketua yang terpilih, bisa melahirkan gagasan-gagasan untuk sekolah. Bukan hanya sekadar membentuk organisasi, tetapi bagaimana IKA ini bisa memberikan kontribusi dan membawa kemajuan bagi sekolah,” tuturnya.
Terbentuknya IKA SMP Negeri 21 menjadi langkah awal untuk menyatukan kembali para alumni dalam satu wadah. Dengan pengalaman dan latar belakang yang beragam, para alumni diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang ikut mendukung perkembangan sekolah dan generasi yang sedang menempuh pendidikan di dalamnya.
Bagi sekolah, kehadiran alumni bukan hanya tentang mengenang masa lalu. Lebih jauh, alumni diharapkan menjadi bagian dari masa depan sekolah berkolaborasi, bersinergi, dan bersama-sama membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa untuk berkembang.










