Tim SAR Gabungan Temukan Bagian Pesawat ATR 43-500 di Lereng Gunung Bulusaraung

  • Bagikan

Di tengah medan terjal dan cuaca yang tidak selalu bersahabat, Tim SAR Gabungan Bazarnas-TNI akhirnya menemukan sejumlah bagian pesawat ATR 43-500 di lereng Gunung Bulu Saraung. Potongan badan pesawat, ekor, hingga pintu ditemukan berserakan di area pegunungan yang sulit dijangkau, Ahad 9181/2026).

Temuan ini menjadi momen berat bagi para petugas yang sejak awal pencarian bekerja tanpa lelah, menyusuri lereng demi lereng dengan harapan menemukan jawaban atas tragedi ini. Hingga kini, proses pencarian dan identifikasi masih terus dilakukan, sembari menunggu kepastian lebih lanjut dari otoritas terkait.

Dalam rilis resmi Basaernas dijelaskan bahwa Tim darat telah menemukan bagian badan pesawat dan saat ini masih berada di lokasi untuk melakukan proses identifikasi lebih lanjut. Di tengah medan yang berat, langkah-langkah pencarian terus dilakukan dengan hati-hati, seiring upaya memastikan setiap temuan dapat didokumentasikan secara menyeluruh.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyampaikan bahwa tim SAR Gabungan telah menemukan sejumlah bagian pesawat di lokasi pencarian. “Di lapangan kami menemukan beberapa bagian pesawat, antara lain jendela, badan pesawat, serta ekor,” ujarnya. Temuan tersebut diperoleh setelah tim menyusuri lereng gunung dengan kondisi medan yang cukup sulit.

Seluruh tahapan dilakukan dengan cermat, mengingat kondisi medan dan pentingnya setiap temuan bagi proses lanjutan. Di lereng Bulu Saraung, pencarian ini bukan sekadar soal menemukan puing-puing pesawat, tetapi juga tentang upaya kemanusiaan yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Di bawah sunyi pegunungan, para petugas terus bekerja, membawa harapan akan kepastian dan penghormatan bagi semua pihak yang terdampak oleh peristiwa ini.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 WITA, saat melintas di wilayah Kabupaten Maros. Pesawat tersebut tengah dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Berdasarkan data awal, di dalam pesawat terdapat delapan orang kru dan tiga penumpang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *