Kepala Dinas Kesehatan Makassar Imbau Warga Waspada Leptospirosis Saat Musim Hujan

  • Bagikan

MAKASSAR, – Memasuki musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit leptospirosis, atau yang dikenal sebagai penyakit akibat bakteri dari kencing tikus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, mengingatkan bahwa kasus leptospirosis cenderung meningkat pada musim hujan, terutama di wilayah padat penduduk dan area yang sering tergenang air.

“Leptospirosis bisa menyerang siapa saja, terutama mereka yang sering bersentuhan langsung dengan air banjir atau genangan yang terkontaminasi,” ujarnya di Makassar, Rabu (1/10/2025).

Menurut dr. Nursaidah, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans yang umumnya ditularkan melalui urine tikus yang mencemari air atau tanah. Gejalanya dapat berupa demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, mata merah, hingga gejala mirip flu berat.

“Jika tidak segera ditangani, leptospirosis bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan gangguan ginjal, hati, bahkan kematian,” tambahnya.

Untuk mencegah penularan, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat agar:

  • Menghindari kontak langsung dengan air banjir atau genangan tanpa pelindung seperti sepatu bot atau sarung tangan,

  • Menjaga kebersihan lingkungan dan menutup rapat tempat penyimpanan makanan,

  • Menyimpan bahan makanan dan minuman di tempat yang aman dari tikus,

  • Segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat bila mengalami gejala mencurigakan setelah terkena air banjir.

Dinkes Makassar juga menyiagakan puskesmas di seluruh kecamatan untuk melakukan deteksi dini dan memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kami terus berkoordinasi dengan puskesmas dan kelurahan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar tentang leptospirosis serta langkah-langkah pencegahannya,” tutup dr. Nursaidah.

  • Bagikan
Exit mobile version