BEKASI – Peristiwa tragis menimpa keluarga besar Bank Rakyat Indonesia (BRI). Seorang Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) bernama Mohamad Ilham Pradipta (35), ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya diduga menjadi korban penculikan di wilayah Serang Baru, Bekasi.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengonfirmasi kabar duka tersebut. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan rekaman yang diperoleh, korban terlihat dibawa paksa oleh orang tak dikenal dari dalam mobil. “Keesokan harinya, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini proses pendalaman sedang dilakukan oleh pihak berwenang,” ujarnya.
Kabar ini mengejutkan lingkungan internal BRI. Hery menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut dan memastikan perusahaan akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga almarhum.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik peristiwa ini. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait pelaku maupun dugaan alasan di balik penculikan tersebut.
BRI menegaskan akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan. “Kami berharap kasus ini segera terungkap dan pelaku dapat ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tambah Hery.
Berdasarkan data yang dihimpun, korban merupakan Kepala Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Korban diduga menjadi korban penculikan oleh orang tak dikenal saat berada di Lotte Mart Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025) sore. Sehari setelah kejadian, korban sudah ditemukan tak bernyawa di sebuah lahan pertanian di Karangsembung, Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik, mengingat posisi almarhum sebagai pejabat perbankan.










