MAKASSAR – Upaya menekan angka stunting di Kota Makassar terus mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes., melakukan kunjungan kerja ke Rumah Gizi di Kelurahan Bakung, Kecamatan Biringkanaya beberapa waktu lalu (8/9), untuk memastikan penyaluran dan kualitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) benar-benar tepat sasaran.
Dalam kunjungan tersebut, dr. Nursaidah mengecek langsung proses distribusi serta kandungan gizi dari PMT yang diberikan kepada balita dan ibu hamil. Menurutnya, intervensi ini sangat penting dalam upaya memutus mata rantai stunting yang masih menjadi tantangan kesehatan di Kota Makassar.
“Sasaran utama program ini adalah balita dengan indikasi stunting dan ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK). Pemberian Makanan Tambahan ini harus tepat sasaran agar benar-benar memberikan manfaat optimal,” tegasnya.
Rumah Gizi di Bakung tidak hanya berfungsi sebagai pusat distribusi PMT, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi kader kesehatan dan orang tua terkait pola makan bergizi seimbang. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bersama tentang pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak.
dr. Nursaidah menambahkan, monitoring lapangan dilakukan untuk memastikan akurasi data penerima sekaligus menjaga kualitas program. “Kami ingin setiap bantuan pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara kader, puskesmas, dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan program ini,” ujarnya.
Kunjungan ini turut dihadiri pejabat puskesmas setempat serta kader kesehatan yang selama ini bertugas mendampingi keluarga penerima PMT. Kehadiran langsung kepala dinas memberi semangat bagi para kader yang menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting.
Dengan langkah konkret ini, Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya mewujudkan generasi penerus yang sehat, kuat, dan berkualitas.
