MAROS _Bunda Literasi Kabupaten Maros Apt. Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, S.Si., menyambut Hari Kartini, pada tgl 21 April 2026, mengajak perempuan Indonesia Teruslah bergerak dan meraih mimpi, jangan pernah berhenti teruslah belajar. Bunda Paud dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros dan Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional ini, menyampaikan pikiran-pikirannya terutama memperingati Hari Kartini.
Menurut Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, sebagai Bunda Literasi Kabupaten Maros, maka semangat Raden Ajeng Kartini perlu diwarisi dan dijadikan acuan bagi generasi muda saat ini, terutama kaum perempuan di Maros. Apalagi, katanya, R.A. Kartini adalah Bunda Literasi dan Duta Baca pertama di Indonesia.
“ Memperingati Kartini bukan hanya sekadar memakai pakaian adat daerah masing-masing, melainkan meneladani nila-nilaii perjuangan, pemikiran, semangat, serta karakter dari RA. Kartini” kata Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, Senin Tgl 20 April 2026 di Maros.
Hj, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, menegaskan khusus di bidang literasi sangatlah penting meneladani semangat pendidikan dan literasi yang tinggi dari Raden Ajeng. Kartini. Salah satu ajaran penting Kartini, kata Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir yaitu menekankan pentingnya mengeyam pendidikan khusus bagi kaum perempuan untuk mencerdaskan anak bangsa.
Karena itu, kata Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir dengan mewarisi semangat dari R.A.Kartini ini, berarti kita harus terus belajar, meningkatkan minat baca untuk menambah cakrawala pengetahuan dan meningkatkan wawasan agar dapat bersaing ditengah persaingan global” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Maros ini.
Dan, lanjut Hj. Ulfiah Nur Yusuf untuk menggerakkan ekosistem membaca haruslah bermula dari setiap keluarga. Dan dalam setiap keluarga kaum ibu-ibu haruslah menjadi inspirasi bagi anak-anak dan keluarganya untuk membaca. Hj. Vivi dikukuhkan menjadi Bunda Baca Kabupaten Maros oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Moh. Hasan, S.H.M.H. pada Senin 10 Januari 2022 di ruang pola Kantor Bupati Maros, kemudian dikukuhkan kembali menjadi Bunda Literasi Kabupaten Maros oleh Bunda Literasi Provinsi Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.
Mengukir Sejarah, Mengukuhkan 14 Bunda Literasi Kecamatan, 103 Bunda Literasi Desa dan Kelurahan di Kab. Maros
Usai dikukuhkan menjadi Bunda Literasi Kabupaten Maros, Hj. Vivi terus bergerak melukis pelangi dengan mengukuhkan Bunda Literasi kecamatan, desa dan kelurahan. Bunda Literasi Maros Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir resmi mengukuhkan 14 Bunda Literasi Kecamatan, 103 Bunda Literasi Desa dan Kelurahan
Sementara itu, Tokoh Literasi dan Ketua Tim Pendamping Literasi Maros, Bachtiar Adnan Kusuma, menegaskan kalau sejumlah karya literasi telah diwujudkan Bunda Literasi Maros Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir. Misalnya, kata Ketua Forum Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional ini, Mencanangkan Gerakan Satu Buku Satu Ibu Satu Minggu, Melakukan Roadshow 14 Kecamatan di Kab. Maros dengan menyapa, mengedukasi dan kampanye kegemaran membaca bersama Bunda Baca Kecamatan, Bunda Baca Desa dan Bunda Baca Kelurahan, Memprakarsai terbentuknya pojok-pojok baca di setiap kecamatan, desa dan kelurahan, Melakukan kampanye membaca 25 menit setiap hari di kalangan ibu-ibu PKK, pengelola PAUD dan masyarakat umum, Membentuk Relawan Bunda Baca PAUD Kabupaten Maros, Mengukuhkan Bunda Baca Asosiasi Majelis Taklim Indonesia Kab. Maros pada tingkat kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan, Memprakarsai Lomba Menulis Kartini di HUT Kartini Tgl 21 April 2022 yang diikuti guru-guru dan majelis taklim Kabupaten Maros dengan hadiah tidak menggunakan APBD Kab. Maros 2022, Melaunching Lagu Mars Bunda Baca Kabupaten Maros dan Gerakan Membacakan buku pada Anak sebelum Tidur.
