MAKASSAR – Membangun keluarga yang harmonis tidak dimulai saat anak lahir, melainkan sejak dua insan memutuskan untuk menikah. Berangkat dari semangat tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar kembali menggelar Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mariso sebagai upaya menyiapkan pasangan yang siap membangun rumah tangga yang berkualitas.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis DPPKB Kota Makassar dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui edukasi pranikah. Para calon pengantin dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga serta menjalankan peran sebagai suami, istri, dan orang tua secara bertanggung jawab.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan bahwa pembekalan kepada calon pengantin merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera.
“Edukasi kepada calon pengantin merupakan langkah penting agar setiap pasangan memahami peran dan tanggung jawabnya sejak awal. Keluarga yang kuat lahir dari pasangan yang memiliki kesiapan, baik secara emosional, sosial, maupun pengetahuan dalam membangun rumah tangga,” ujar Andi Irwan Bangsawan.
Dalam bimbingan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai komunikasi yang efektif antara suami dan istri, pengelolaan konflik dalam rumah tangga, kesehatan keluarga, kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, hingga pentingnya kerja sama dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Menurut Andi Irwan Bangsawan, sinergi antara DPPKB dan KUA menjadi bagian penting dalam membangun fondasi keluarga yang kokoh. Dengan bekal pengetahuan yang memadai sebelum menikah, pasangan diharapkan mampu melahirkan keluarga yang berkualitas sekaligus menjadi lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang generasi penerus.
Melalui kegiatan ini, DPPKB Kota Makassar terus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan edukasi yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang tangguh, berkualitas, dan berdaya saing demi mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kota Makassar.
