Indahnya Kebersamaan Menyambut 17 Agustus di Perumahan Grand Phinisi UNM Bumi Aroepala Gowa

  • Bagikan

Bulan Agustus selalu membawa suasana yang berbeda. Bendera merah putih mulai berkibar di depan rumah-rumah, umbul-umbul menghiasi jalanan, dan semangat kebersamaan terasa semakin hangat di tengah masyarakat.

Begitu pula yang dirasakan oleh warga Perumahan Grand Phinisi UNM Bumi Aroepala Kab Gowa yang menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh antusias dan sukacita.

Selain menjadi ajang mengenang perjuangan para pahlawan, perayaan 17 Agustus juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarwarga.

Semangat itulah yang terlihat di Perumahan Grand Phinisi UNM Bumi Aroepala, Kabupaten Gowa, pada Ahad, 16 Agustus 2026.

Sejak pagi hari, suasana kompleks yang terdiri dari sekitar 200 rumah tersebut tampak lebih ramai dari biasanya.

Warga dari berbagai kalangan usia berkumpul untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan diawali dengan jalan santai yang diikuti oleh warga dengan penuh antusias. Setelah itu, suasana semakin meriah dengan senam bersama yang menghadirkan keceriaan dan semangat kebugaran.

Gelak tawa dan canda warga mewarnai setiap rangkaian kegiatan, menciptakan suasana hangat yang jarang ditemui di tengah kesibukan sehari-hari.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga menjadi pusat perhatian dalam perayaan tersebut. Berbagai lomba tradisional digelar untuk peserta berusia 5 hingga 12 tahun.

Mulai dari lomba makan kerupuk yang mengundang tawa para penonton, lomba kelereng yang menguji konsentrasi dan keseimbangan, hingga lomba lari karung yang selalu menjadi favorit setiap perayaan kemerdekaan.

Sorak sorai para orang tua terdengar saat memberikan dukungan kepada anak-anak mereka yang berjuang menjadi juara. Meski sederhana, lomba-lomba tersebut menghadirkan kebahagiaan tersendiri sekaligus mengenalkan permainan tradisional kepada generasi muda.

Namun, kemeriahan perayaan tidak hanya berhenti pada berbagai perlombaan. Momen yang paling berkesan justru hadir ketika seluruh warga berkumpul menikmati hidangan bersama.

Kebersamaan itu menjadi simbol kuat bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar tentang perlombaan dan hadiah, melainkan tentang mempererat tali silaturahmi dan membangun rasa kekeluargaan.

Panitia pelaksana menyediakan beragam makanan tradisional yang dapat dinikmati seluruh warga. Jagung rebus, ubi rebus, bassang, bubur kacang hijau, aneka gorengan, hingga bakso tersaji untuk menemani suasana kebersamaan.

Warga duduk berdampingan, saling berbincang dan bercengkerama, menikmati waktu bersama yang sederhana namun penuh makna.

Salah seorang warga Grand Phinisi UNM, Nuraeni yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai gotong royong dan kebersamaan masih hidup di tengah masyarakat.

“Perayaan kemerdekaan di Grand Phinisi UNM Bumi Aroepala bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan antarwarga yang selama ini tinggal dalam satu lingkungan” kata ketua panitia Rahmat di sela kegiatan jalan santai.

  • Bagikan
Exit mobile version