Tiga TNI Gugur di Lebanon, Keluarga Terima Santunan Rp1,8 Miliar

  • Bagikan

MAKASSAR—Tiga prajurit TNI yangg gugur dalam misi perdamaian di Lebanon, mendapatkan santunan tunai sebesar Rp,8 miliar.

Jumlah tersebut masing-masing diserahkan langsung ke keluarga almarhum, yakni keluarga Kapten Inf.Zulmi Aditya, sebesar Rp1,89 miliar, Sertu Ichwan sebesar Rp1,84 miliiar dan Praka Farizal Romadhon sebesar Rp1,85 miliar.

Santunan tersebut terdiri atas, asuransi, santunan resiko kematian, beasiswa anak,santunan dari PBB, dan bantuan perbankan. Selain itu, keluarga yang ditinggalkan juga masih menerima gaji almarhum selama satu tahun atau 12 bulan dan mendapatkan pensiunan janda.

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, menyampaikan santunan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan negara atas pengorbanan dalam tugas internasional, menjaga perdamaian PBB bersama UNIFaial.

Panglima Subiyanto sendiri mendatangi langsung rumah duka prajurit TNI, Kapten Zulmi Aditya di Cimahi, menyampaikan segera mengurus kepulangan tiga jenazah dari Lebanon ke Indonesia.

Diketahui Praka Farizal Rhomadhon, saat terjadi serangan di markas pasukan perdamaian Indobatt UNP 7-1 Desa Achid Alqusayr, Lebanon Selatan. Pada saat itu, dikabarkan Farizal sedang menunaikan Salat Isya di masjid yang lokasinya tidak jauh dari posko UNIFIL.

Sementara Kapten Inf.Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Ichwan, saat melaksanakan pengawalan konvoi dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post_m (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.

Pada saat itu terjadi ledakan pada kendaraan yang mereka tumpangi sehingga mengakibatkan dua TNI tersebut gugur dan tiga lainnya mengalami luka-luka.

  • Bagikan
Exit mobile version