Taddabur Ruhaniah Perdana Digelar di Wa’ Kopi Tepisungai, Warkop Jadi Ruang Syiar dan Dakwah

  • Bagikan

Maros, – Warkop Wa’ Kopi Tepisungai Turikale, Kab Maros menjadi lokasi perdana pelaksanaan kegiatan Taddabur Ruhaniah dari warkop ke warkop. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ustad Andis, dengan mengangkat tema “Natal di Persimpangan antara Ulama dan Umara” (26/12).

Dalam kegiatan yang berlangsung dengan suasana santai dan penuh keakraban tersebut, Ustad Andis menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi tanpa mengesampingkan prinsip akidah.

Menurutnya, membahagiakan sahabat, rekan kerja, dan kerabat tidak harus dilakukan dengan mengorbankan keyakinan.

“Membahagiakan sahabat, rekan kerja, dan kerabat tidak mesti mengorbankan akidah. Toleransi tetap harus dirawat dengan dasar-dasar syariah,” ujar Ustad Andis.

Ia juga menegaskan bahwa Warkop Wa’ Kopi Tepisungai menjadi contoh bagaimana warkop dapat dimaksimalkan sebagai ruang syiar dan dakwah yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Warkop dinilai mampu menjadi medium dakwah yang santun, dialogis, dan relevan dengan realitas sosial.

Kegiatan Taddabur Ruhaniah ini rencananya akan diagendakan secara rutin dua kali setiap bulan, dengan lokasi yang berpindah dari satu warkop ke warkop lainnya.

Sementara itu, Daeng Jhon, owner Warkop Wa’ Kopi Tepisungai, menyampaikan bahwa warkop tidak hanya berfungsi sebagai tempat nongkrong, tetapi juga sebagai ruang edukasi nilai-nilai keislaman.

“Warkop sehat, halal, dan sederhana menjadi menu wajib yang harus disosialisasikan secara massif dan santun kepada pelanggan warkop, khususnya generasi muda,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Wa’ Kopi Tepisungai diharapkan menjadi pelopor warkop berbasis dakwah yang tetap menjunjung tinggi toleransi, menjaga akidah, serta menghadirkan syiar Islam yang sejuk dan membumi.

  • Bagikan
Exit mobile version