Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama Kementerian Dalam Negeri RI menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) layanan pengaduan masyarakat melalui kanal SP4N-LAPOR!, bertempat di Ruang Sipakatau Kantor Balaikota,Kamis (8/5).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja layanan pengaduan publik guna mewujudkan Makassar sebagai kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan ini Tim Asistensi Kemendagri, Admin SP4N-LAPOR! Nasional, dan seluruh perwakilan admin SP4N-LAPOR! dari OPD lingkup Pemkot Makassar. Kegiatan dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Irwan Bangsawan, yang menekankan pentingnya sinergi lintas OPD dalam merespons laporan masyarakat secara cepat dan akuntabel.
Tim Kemendagri RI melalui narasumber Rega Tadeak Hakim memberikan apresiasi atas capaian Pemkot Makassar yang berhasil menuntaskan 165 laporan pengaduan sepanjang 2024 dengan tingkat penyelesaian 100 persen dan rata-rata waktu respon di bawah 14 hari kerja. Ia menilai hal ini sebagai bukti efektivitas kanal SP4N-LAPOR! dalam membangun kepercayaan publik.
Namun demikian, Rega menegaskan perlunya peningkatan literasi masyarakat serta integrasi seluruh kanal aduan lokal ke dalam sistem nasional agar pengelolaan pengaduan lebih efisien dan terpadu.
Kepala Bidang Humas dan IKP Diskominfo Makassar, Isnaniah Nurdin, mengakui masih rendahnya pemahaman masyarakat soal penggunaan SP4N-LAPOR! serta belum terintegrasinya sejumlah kanal aduan internal OPD. Sebagai solusi, Diskominfo menyiapkan langkah strategis seperti edukasi publik, integrasi sistem, dan penguatan kapasitas SDM.
Acara ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan layanan publik yang lebih partisipatif, transparan, dan berkualitas di Kota Makassar.










