MAKASSAR – Aksi kerusuhan yang berujung pada pembakaran gedung DPRD Kota Makassar dan Sulawesi Selatan akhirnya mulai menemui titik terang. Aparat Polda Sulsel bergerak cepat dengan mengamankan 10 orang yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa pembakaran fasilitas publik di Makassar.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menegaskan pihaknya tak akan memberi ruang bagi siapa pun yang mencoba membuat kekacauan. “Iya, intinya 10 orang terkait kerusuhan di Makassar sudah kami amankan. Dua lainnya terkait perusakan gedung DPRD di Palopo,” ujarnya, Selasa (2/9).
Selain gedung DPRD, massa juga merusak pos lalu lintas serta sejumlah fasilitas umum lainnya. Aparat menyebut, peristiwa itu bukan sekadar bentuk unjuk rasa, melainkan sudah masuk pada tindak pidana perusakan dan pembakaran.
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel masih mendalami peran masing-masing dari 12 orang yang diamankan. Polisi juga mengantisipasi adanya provokator lain yang berpotensi memicu kerusuhan susulan.










