MAKASSAR – Alumni Sekolah Menengah Pertama Negeri Delapan (Spendel) angkatan 1996 menggelar silaturahmi khusus yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di BANGI Cafe Sunset CPI, Minggu (11/1/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 hingga 18.00 WITA tersebut diawali dengan acara makan malam bersama, dilanjutkan dengan saling bercengkerama, berbincang seputar aktivitas masing-masing, serta berbagi pengalaman setelah lama tidak bersua.
Silaturahmi ini diinisiasi langsung oleh Ketua Alumni Spendel angkatan 1996, Aran Agan. Kehadirannya di Makassar diketahui baru kembali dari Banjarmasin dengan mengambil waktu cuti. Selain untuk melepas kerinduan kepada keluarga dan para alumni, kepulangan Aran Agan juga bertujuan untuk merawat ibundanya yang sedang sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.
Dalam suasana penuh empati, seluruh alumni yang tergabung dalam grup WhatsApp Spendel 96 turut menyampaikan doa dan dukungan moril agar ibunda Ketua Aran Agan segera diberikan kesembuhan dan kesehatan oleh Tuhan.
Dalam sambutannya, Aran Agan menyampaikan keinginannya untuk mendiskusikan rencana pengunduran dirinya sebagai ketua angkatan. Ia mengungkapkan alasan kesibukannya yang juga aktif di sejumlah organisasi, serta keinginannya memberi kesempatan kepada alumni lain untuk memimpin.
Namun, keinginan tersebut mendapat penolakan dari sejumlah alumni yang hadir. Ketua Harian Alumni Spendel 96, Rendy, bersama para alumni lainnya tetap menginginkan Aran Agan melanjutkan kepemimpinannya hingga masa jabatan genap satu tahun. Dukungan tersebut disampaikan secara terbuka dalam forum silaturahmi.
Para alumni menilai kepemimpinan Aran Agan bersama jajaran pengurus selama ini sangat aktif dan eksis, khususnya dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang melibatkan alumni Spendel 96.
Salah seorang alumni, Agusto, menilai Aran Agan sebagai sosok pemimpin yang tidak hanya memberikan ide dan gagasan, tetapi juga rela berkorban secara materi meski tidak selalu terlibat langsung dalam setiap kegiatan.
“Beliau bukan pemimpin yang hanya omon-omon. Dukungan moril dan materil selalu diberikan demi solidaritas alumni. Sosok seperti ini yang membuat kita tetap eksis di semua tingkatan alumni,” ujar Agusto.
Sementara itu, Aran Agan berharap agar pada tahun 2026 mendatang dapat dilaksanakan pemilihan ulang ketua alumni dengan lebih dari satu calon, sehingga proses pemilihan dapat berjalan lebih demokratis.
Kegiatan silaturahmi alumni Spendel 96 tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan, solidaritas, dan persaudaraan yang terus terjaga.
