MAKASSAR, Ribuan warga memadati area Masjid Raya Makassar, Jumat (20/3/2026) pagi, untuk mendapatkan pembagian zakat dari Yayasan Hadji Kalla. Setiap penerima diketahui memperoleh bantuan sebesar Rp150.000.
Kegiatan rutin menjelang Hari Raya Idulfitri ini disambut antusias tinggi oleh masyarakat. Sejak subuh, warga telah berdatangan dan mengantre di sekitar lokasi demi mendapatkan bantuan tersebut.
Kapolsek Bontoala, Kompol Dr. Andi Aris Abubakar, mengatakan pihak kepolisian bersama TNI telah melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah, kami dari kepolisian bersama rekan-rekan TNI melaksanakan pengamanan pembagian zakat oleh pihak Haji Kalla Group. Jumlah penerima kurang lebih 3.000 orang dan awalnya kegiatan berjalan tertib,” ujarnya.
Namun, situasi mulai tidak terkendali ketika sebagian warga tidak lagi mengantre dengan tertib. Desakan massa memicu kericuhan di lokasi pembagian.
“Ada beberapa warga yang pingsan karena berdesakan. Tapi dari hasil pemantauan kami, semuanya sudah dalam kondisi baik dan telah kembali ke rumah masing-masing,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada awalnya proses distribusi zakat berlangsung lancar. Namun, meningkatnya jumlah warga serta ketidaktertiban antrean membuat panitia akhirnya menghentikan sementara pembagian.
“Awalnya tertib, tapi karena masyarakat tidak mau antre, pihak panitia dari Haji Kalla Group memutuskan menghentikan pembagian demi menjaga keamanan dan ketertiban,” tambahnya.
Pembagian zakat ini merupakan agenda tahunan yang rutin digelar menjelang Idulfitri untuk membantu masyarakat kurang mampu. Namun pada pelaksanaan kali ini, tidak seluruh bantuan dapat tersalurkan akibat situasi yang tidak kondusif.
“Tidak semua tersalurkan karena situasi keamanan dan ketertiban masyarakat penerima zakat yang tidak sabar,” pungkasnya.
