MAKASSAR–Distribusi makanan bergizi tetap dibagikan selama Ramadan tahun 2026. Hanya saja mekanismenya berbeda tidak seperti biasa.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan program makan bergizi tetap dilaksanakan selama bulan puasa dan sekolah masih aktif melakukan pembelajaran.
Dia menjelaskan, skema pembagian MBG, siswa yang melaksanakan ibadah puasa dapat membawa pulang makanan dan di konsumsi saat berbuka. Sementara siswa yang tidak berpuasa tetap menerima makanan di sekolah. “Bisa mereka bawa pulang, bisa makan di sekolah sembunyi-sembunyi,” katanya di Jakarta (24/12/2025).
Menurut Dadan, keberlanjutan MBG selama Ramadan menjadi wujud komitmen negara dalam menjaga akses Pengan bergizi, khususnya bagi kelompok rentan.
Bentuk makanan yang diberikan juga berbeda dari hari biasanya, tentunya makanan yang disediakan bentuknya tahan lama, seperti susu, telur rebus, kurma, kue kering, dan buah.
Dadan berharap sesekali ada menu bubur kacang ijo, atau kolak yang terpenting komposisi gizinya harus tetap. Di dalam makanan bergizi yang disediakan harus ada protein, karbohidrat, dan harus ada seratnya juga.
