MAKASSAR–Jumat siang, matahari terasa hangat, cuaca begitu bersahabat. Di jalanan, ribuan driver ojek online beriringan, seragam jaket hijau mengiringi kepergian Affan menuju peristirahatan terakhirnya, di kawasan TPU Karet Bovat, Jakarta Pusat.
Mereka datang bukan sekadar sebagai teman seprofesi, melainkan sebagai keluarga besar yang merasakan duka yang sama. Langkah roda mereka menjadi saksi, bahwa Affan tidak pergi sendirian. Jenazah Affan berangkat dari rumah, sekira pikul 10.00 WIB, Jumat (29/08/2025) dan di salatkan di masjid Ja’mi yang tidak jauh dari rumahnya.
Tidak hanya driver ojol, sejumlah pejabat dan tokoh penting pun, berkunjung ke rumah Affan di jl Lazem Menteng, Jakarta Pusat, di antaranya anggota DPR RI Sigit Purnomo (Pasha Ungu), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan CEO GoTo Patrick Walujo.
Kehadiran mereka meyata sebagai bentuk duka cita yang mendalam, terkait tewasnya seorang pejuang keluarga dilindas Barracuda brimob, saat berada di tengah demontrasi di depan kantor DPR RI, Kamis malam (28/8/2025). Saat itu, Affan lewat di tengah pendemo yang berujung kerusuhan.
Air mata pun tak terbendung. Keluarga, sahabat, dan kerabat menangis pilu saat jenazah Affan diturunkan ke liang lahat. Tangis itu bercampur dengan doa, mengiringi kepergian seorang pejuang nafkah yang kini beristirahat dalam damai.
