Heboh! Ryan Latief Minta Presiden Prabowo Stop Makanan Bergizi, Lebih Baik Kasih Uang Tunai ke Orang Tua

  • Bagikan

MAKASSAR_Mantan Panglima Pemenangan Prabowo Subianto 2014–2019, Ryan Latief, memberikan masukan tegas kepada Presiden Prabowo Subianto terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah.

Ryan Latief yang juga penanggung jawab SKR 101, menilai bahwa meski tujuan program tersebut baik, namun pelaksanaannya berpotensi menimbulkan masalah dan dapat dimanfaatkan oleh lawan politik untuk menyerang Presiden Prabowo.“Secara tegas saya mengingatkan kepada Bapak Presiden Prabowo untuk lebih baik menghentikan pembagian MBG, tetapi diganti dalam bentuk tunai kepada kedua orang tua siswa. Mengingat semakin maraknya kasus siswa keracunan, kita khawatir niat baik Bapak Prabowo justru bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ryan Latief.

Ryan menambahkan, jika bantuan diberikan langsung dalam bentuk tunai, orang tua siswa dapat lebih leluasa menyiapkan makanan bergizi sesuai standar pemerintah. Pemerintah, menurutnya, cukup berperan dalam pengawasan serta memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai standar gizi yang benar untuk anak-anak.

“Pemerintah tinggal mengawasi dan membekali orang tua bagaimana menyiapkan makanan bergizi sesuai standar. Dengan begitu, manfaat bantuan akan lebih terasa langsung, dan risiko penyalahgunaan atau insiden yang menciderai nama baik Presiden bisa diminimalisir,” jelasnya.

Ryan juga mengingatkan agar niat tulus Presiden Prabowo untuk meningkatkan gizi masyarakat tidak dijadikan celah serangan politik.

“Jangan sampai niat baik dari Bapak Presiden Prabowo memberikan makanan bergizi kepada masyarakat dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh lawan politik yang ingin mencederai nama baik beliau. Oleh sebab itu, kami menyarankan agar MBG dihentikan sementara, dan bantuan diberikan dalam bentuk tunai kepada orang tua siswa,” tegas Ryan Latief.

Ryan Latief juga menegaskan bahwa segala biaya perawatan pasien yang keracuna MBG di rumah sakit jangan sampai dibebankan kepada orang tua siswa tapi wajib menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Karena MBG adalah program pemerintah dan negara wajib bertanggung jawab,” Tutup Ryan Latief yang juga ketua LBH-LSM LIRA Sulsel dan Laskar Hukum Indonesia (LHI) Sulsel.

Pernyataan Ryan Latief ini menjadi perhatian publik, mengingat ia merupakan salah satu figur yang pernah berada di lingkaran penting perjuangan politik Prabowo pada pemilu presiden 2014-2019.(Ra)

  • Bagikan
Exit mobile version