MAKASSAR – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, membuka kegiatan Pertemuan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode IVA dan HPV-DNA yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Makassar, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para bidan puskesmas se-Kota Makassar sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam mendukung program deteksi dini kanker leher rahim atau kanker serviks di masyarakat.
Dalam sambutannya, dr. Nursaidah Sirajuddin menegaskan pentingnya deteksi dini sebagai langkah efektif untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker leher rahim. Menurutnya, pemeriksaan melalui metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) dan HPV-DNA merupakan strategi penting dalam menemukan faktor risiko maupun tanda awal penyakit sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
“Deteksi dini menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan pengendalian kanker leher rahim. Peran bidan di puskesmas sangat penting sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi, melakukan skrining, serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia,” ujarnya.
Melalui pertemuan ini, para peserta mendapatkan penguatan materi terkait pelaksanaan skrining kanker leher rahim menggunakan metode IVA dan HPV-DNA, termasuk strategi peningkatan cakupan pemeriksaan di wilayah kerja masing-masing.
Dinas Kesehatan Kota Makassar berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kompetensi dan pemahaman tenaga kesehatan, khususnya bidan puskesmas, dalam pelaksanaan deteksi dini kanker leher rahim. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh akses layanan skrining yang lebih optimal sehingga kasus kanker serviks dapat ditemukan lebih awal dan ditangani secara efektif.
Pertemuan ini juga menjadi wujud komitmen Dinas Kesehatan Kota Makassar dalam memperkuat upaya promotif dan preventif guna meningkatkan derajat kesehatan perempuan serta menekan angka kejadian kanker leher rahim di Kota Makassar.
