110,6 Kg Sampah Dikumpulkan, World Cleanup Day Makassar Sasar Darat hingga Pesisir

  • Bagikan

MAKASSAR – Sebanyak 110,6 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dalam aksi World Cleanup Day 2026 di dua titik Kota Makassar. Kegiatan tersebut menyasar kawasan TPS3R Panambungan hingga Pantai Indah Bosowa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan aksi tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan, baik di daratan maupun kawasan perairan.

Di TPS3R Panambungan, aksi bergerak dari kawasan TPS3R, Rusunawa Panambungan, sungai hingga pesisir. Dari lokasi ini terkumpul 74 kilogram sampah, dengan rincian 26 kilogram sampah organik, 36 kilogram anorganik, dan 12 kilogram residu.

Sebanyak 11 kilogram dari sampah yang terkumpul di titik tersebut merupakan limbah laut.

Sementara itu, aksi bersih-bersih di Pantai Indah Bosowa berhasil mengumpulkan 36,6 kilogram sampah, terdiri dari 18,2 kilogram sampah anorganik dan 18,4 kilogram residu.

“Dari darat hingga laut, Makassar bergerak bersama,” ujar Helmy.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun perubahan perilaku terhadap sampah. Pemilahan dari sumber menjadi salah satu kebiasaan yang perlu terus diperkuat.

Menariknya, aksi World Cleanup Day kali ini tidak hanya mengandalkan kegiatan bersih-bersih di daratan. Pemerintah juga menghadirkan inovasi untuk menjangkau sampah di kawasan perairan melalui penggunaan kapal pembersih limbah laut.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan perubahan nyata dalam menjaga lingkungan, termasuk wilayah perairan Kota Makassar.

Helmy mengingatkan, sampah yang dikumpulkan dalam kegiatan tersebut seharusnya menjadi momentum untuk mengubah kebiasaan masyarakat sehari-hari.

“Gerakannya gak boleh cuman satu hari, mari ki’ lanjutkan setiap hari. Ubah kebiasaan lama, pilah sampah,” katanya.

World Cleanup Day 2026 di Makassar akhirnya bukan hanya tentang berapa banyak sampah yang berhasil dikumpulkan, tetapi juga bagaimana gerakan tersebut dapat mendorong kebiasaan memilah dan mengelola sampah secara berkelanjutan.

  • Bagikan
Exit mobile version