Dari Ngopi Jadi Cuan! Rahasia Sukses Teman Warkop Bunda Lily Terungkap Saat Imlek

  • Bagikan

MAKASSAR – Momen Tahun Baru Imlek dimanfaatkan oleh komunitas “Teman Warkop Bunda Lily” untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi cerita dan pengalaman usaha. Pertemuan yang digelar di rumah salah satu anggota grup ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Komunitas yang telah terjalin sejak puluhan tahun lalu ini awalnya dikenal dengan nama Bamboden Grup. Pertemanan mereka dimulai sejak usia sekitar 30-an tahun, dan hingga kini tetap solid. Para anggotanya mayoritas merupakan pelaku usaha dari berbagai bidang, mulai dari pengusaha toko baju tertua di Makassar hingga pengusaha teripang yang usahanya masih berjalan sampai sekarang.

Dalam setiap pertemuan, diskusi yang dibangun tidak hanya sebatas nostalgia, tetapi juga menyentuh perkembangan usaha masing-masing anggota. Mereka saling bertukar ide, memberikan dukungan, hingga merencanakan langkah bisnis ke depan.

Menurut Owner Jalangkote Dan Lumpia Lasinrang, Bunda Lily Montolalu mengatakan selain pertemuan khusus seperti saat Imlek, komunitas ini juga rutin berkumpul senin sampai Sabtu di kopi tiam di Makassar dan berjKan suda hampir 8 tahun. Suasana santai penuh canda menjadi ciri khas, mulai dari membahas bisnis hingga obrolan ringan seperti rencana sarapan keesokan hari.

Komunikasi antar anggota juga tetap terjaga melalui grup WhatsApp, yang menjadi wadah untuk saling berbagi kabar, termasuk perkembangan usaha seperti bisnis penginapan yang tengah dijalankan beberapa anggota.

Dalam waktu dekat, Teman Warkop Bunda Lily juga berencana menggelar liburan bersama ke Bali pada bulan April. Sebelumnya, mereka juga telah melakukan perjalanan ke China sebagai bagian dari kebersamaan komunitas.

Owner Jalangkote dan Lumpia Lasinrang, Bunda Lily Montolalu, menyampaikan harapannya di momen Tahun Baru Imlek kali ini.

“Harapan tahun baru Imlek shio Kuda Api ini, semoga semua teman ngopi diberikan kesehatan. Yang paling penting sehat, usaha lancar,” ujarnya.

Lebih dari sekadar komunitas ngopi, grup ini juga menjadi tempat saling menguatkan dalam berbagai kondisi. Ketika ada anggota yang sakit atau mengalami kedukaan, komunikasi tetap terjalin untuk saling memberi dukungan dan doa.

Kebersamaan yang telah terjalin selama puluhan tahun ini menjadi bukti bahwa persahabatan yang kuat mampu tumbuh seiring waktu, sekaligus menjadi kekuatan dalam menjalankan usaha dan kehidupan sehari-hari.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *