MAROS_OSIS UPTD SMP Negeri 2 Maros menggelar Pelatihan Jurnalistik Murid bertema” Mengukir Prestasi di Era Digital” yang resmi dibuka Kepala UPTD SMP Negeri 2 Maros, Zuraida Karfa, S.Pd.M.Pd., Sabtu-Minggu Tgl 11 dan 12 April 2026 di Aula UPTD SMP Negeri 2 Maros. Pelatihan Jurnalistik Putih Biru menghadirkan pembicara Best Practice Tokoh Literasi dan mantan Jurnalis Majalah Panji Masyarakat, Majalah Amanah dan Majalah Estafet, Bachtiar Adnan Kusuma.
Bachtiar Adnan Kusuma, menyampaikan materi bergenre” Aplikasi Menulis Berita Sekolah ke Media Cetak dan media Digital”, diikui 54 siswa-siswi dari utusan pengurus OSIS SMP Negeri 2 dengan semangat dan ceria.
Menurut Amira Az Zahra, salah seorang peserta dari kelas 8 C yang juga Sekretaris Bidang 4 OSIS SMP Negeri 2 Maros, menyampaikan kalau Bachtiar Adnan Kusuma yang tercatat sebagai Tokoh Literasi dan penulis pernah menjadi jurnalis pada Majalah Panji Masyarakat yang dipimpin Drs.K.H. Muhammad Rusjdi Hamka didirkan Ketua Majelis Ulama Indonesia Pertama Prof.Dr. Buya Hamka. Selain itu, kata Amira, Bachtiar Adnan Kusumma juga pernah menjadi jurnalis majalah Amanah dan Kartini yang didirkan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia K.H. Kafrawi Ridwan, M.A..
Dalam sesi prolognya, Bachtiar Adnan Kusuma menceritakan pengalamannya ketika menjadi seorang jurnalis dan mewawancarai tokoh-tokoh Nasional, di antaranya Hj. Megawati Soekarno Putri, Dr. Adnan Buyung Nasution, Tokoh Perfilman nasional Adi Kurdi dan tokoh-tokoh lainnya.
Dalam sepanjang penyampaian materinya, Bachtiar Adnan Kusuma, kata Amira, rerata menghipnotis peserta dan membuat semangat peserta untuk mengenal lebih dekat dunia jurnalistik, BAK mengajak para peserta mengenal lebih dalam dunia jurnalisme, kerja jurnalistik dan bekal untuk menjadi seorang jurnalis. Menariknya, selain menguraikan secara jelas dan sugestik tentang sejarah jurnalistik merujuk pada Acta diurna pada zaman Romawi kuno pada masa pemerintah Julian Caesar (100-44 SM),
Bachtiar Adnan Kusuma interaktif dengan peserta melakukan tanya jawab.
Lalu, apa pentingnya jurnalistik? Bachtiar Adnan Kusuma menegaskan kalau jurnalistik adalah Orang yang menghimpun dan menulis informasi untuk dipublikasikan dan disebut jurnalis . Ia kembali menegaskan kalau yang paling penting di dunia jurnalistik adalah informasi. Informasi kata Bachtiar Adnan Kusuma adalah pesan, ide, laporan atau pemikiran. Di dalam dunia jurnalistik, informasi dimaksud adalah news atau berita.
Apa itu jurnalis atau wartawan? Menurut Bachtiar Adnan Kusuma jurnalis atau wartawan adalah orang yang melakukan aktivitas jurnalistik secara rutin. Setelah pemaparan dan praktek langsung, Bachtiar Adnan Kusuma menunjukkan langsung struktur media cetak dan media digital kepada seluruh seserta dengan memberi kesempatan kepada seluruh siswa-siswi bertanya dan menulis langsung kegiatan Jurnalistik Murid SMP Negeri 2 Maros.
Selain materinya menarik, kata Amira, BAK mengajak para peserta mempraktikkan cara menulis berita berdasarkan materi yang telah disampaikannya. “Anak-anak kita ini walaupun sudah terdistraksi oleh teknologi digital, dengan menulis berita, mereka bisa membaca, menulis, dan memahami apa yang terjadi di sekitarnya” kata BAK.
Karena itu, BAK mengajak siswa-siswi agar memperluas wawasan dengan rajin membaca buku dan berlatih menulis kegiatan-kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 2 Maros.
” Sebagai peserta pelatihan jurnalistik, haruslah punya kemampuan menulis dengan horison wawasan yang luas serta kemampuan spesialis dan generalis” Kunci Bachtar Adnan Kusuma.
