MAKASSAR – Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) antusias mengikuti kegiatan Kelas UMKM Naik Kelas yang digelar dalam rangka Road to Jappa Jokka Cap Go Meh 2026, Kamis (5/2/2026), di Kantor Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan, Jalan Jenderal Sudirman No. 3 Makassar, tepat di samping Lapangan Karebosi.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WITA ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, khususnya dalam pengelolaan keuangan usaha agar mampu tumbuh berkelanjutan dan naik kelas.
Materi utama disampaikan oleh Anwardin Arjunaid, Konsultan Pengembangan UMKM Bank Indonesia, yang mengulas secara mendalam tentang pengelolaan keuangan UMKM menuju usaha yang berkembang. Dalam pemaparannya, Anwardin menekankan pentingnya kemampuan pelaku UMKM dalam merencanakan, mengelola, mengendalikan, hingga mengevaluasi keuangan usaha.
“Manajemen keuangan yang baik adalah kunci agar usaha tetap stabil, berkembang, dan tahan terhadap berbagai risiko. Tujuan utamanya adalah menjaga arus kas tetap sehat sehingga usaha tidak kehabisan uang,” jelas Anwardin.
Ia juga menambahkan bahwa pemahaman kondisi keuangan usaha yang sebenarnya akan membantu pelaku UMKM mengetahui kemampuan bisnisnya untuk bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dari Yonggris, Komisaris Utama BPR Hasamitra, yang berbagi pengalaman serta wawasan terkait peran lembaga keuangan dalam mendukung pertumbuhan UMKM.
Panitia Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal penting bagi para pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi tantangan usaha sekaligus memanfaatkan peluang pengembangan bisnis ke depan.
Kelas UMKM Naik Kelas ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan menuju perhelatan budaya dan ekonomi kreatif Jappa Jokka Cap Go Meh 2026, yang diharapkan mampu mendorong penguatan UMKM lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah.
