MAKASSAR–Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), melakukan investigasi menyeluruh dan transparan atas meninggalnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.
Sebagai wakil rakyat, Diah Pitaloka menyatakan bahwa indikasi serangan yang dilakukan Israel terhadap pasukan penjaga perdamaian di Lebanon, merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional, serta resolusi dewan keamanan PBB 1701.
“Saya mendesak PBB usut tuntas pelanggaran berat ini ” tulisnya diakun Instagram pribadinya.

Tidak hanya itu, pemeran Oneng dalam sinetron Bajai Baijuri ini, juga merekomendasikan kepada pemerintah Indonesia, khususnya Presiden RI Prabowo, agar peristiwa ini dijadikan momentum untuk mengevaluasi kembali rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza.
Diketahui sebelumnya bahwa prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon Selatan, Minggu (29/3/2026).
Praka Farizal merupakan bagian dari kontingen Indonesia dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ia dilaporkan meninggal dunia setelah markas pasukan tempatnya bertugas diserang artileri oleh militer Israel. Dalam insiden tersebut, tiga prajurit lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka.










