{"id":7011,"date":"2025-10-01T21:55:20","date_gmt":"2025-10-01T13:55:20","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=7011"},"modified":"2025-11-05T22:03:10","modified_gmt":"2025-11-05T14:03:10","slug":"kepala-dinas-kesehatan-makassar-imbau-warga-waspada-leptospirosis-saat-musim-hujan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/kepala-dinas-kesehatan-makassar-imbau-warga-waspada-leptospirosis-saat-musim-hujan\/","title":{"rendered":"Kepala Dinas Kesehatan Makassar Imbau Warga Waspada Leptospirosis Saat Musim Hujan"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"170\" data-end=\"404\">MAKASSAR, &#8211; Memasuki musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit leptospirosis, atau yang dikenal sebagai penyakit akibat bakteri dari kencing tikus.<\/p>\n<p data-start=\"406\" data-end=\"814\">Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, mengingatkan bahwa kasus leptospirosis cenderung meningkat pada musim hujan, terutama di wilayah padat penduduk dan area yang sering tergenang air.<\/p>\n<p data-start=\"406\" data-end=\"814\">\u201cLeptospirosis bisa menyerang siapa saja, terutama mereka yang sering bersentuhan langsung dengan air banjir atau genangan yang terkontaminasi,\u201d ujarnya di Makassar, Rabu (1\/10\/2025).<\/p>\n<p data-start=\"816\" data-end=\"1225\">Menurut dr. Nursaidah, penyakit ini disebabkan oleh bakteri <em data-start=\"876\" data-end=\"900\">Leptospira interrogans<\/em> yang umumnya ditularkan melalui urine tikus yang mencemari air atau tanah. Gejalanya dapat berupa demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, mata merah, hingga gejala mirip flu berat.<\/p>\n<p data-start=\"816\" data-end=\"1225\">\u201cJika tidak segera ditangani, leptospirosis bisa berakibat fatal karena dapat menyebabkan gangguan ginjal, hati, bahkan kematian,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p data-start=\"1227\" data-end=\"1295\">Untuk mencegah penularan, Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat agar:<\/p>\n<ul data-start=\"1296\" data-end=\"1678\">\n<li data-start=\"1296\" data-end=\"1414\">\n<p data-start=\"1298\" data-end=\"1414\">Menghindari kontak langsung dengan air banjir atau genangan tanpa pelindung seperti sepatu bot atau sarung tangan,<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1415\" data-end=\"1494\">\n<p data-start=\"1417\" data-end=\"1494\">Menjaga kebersihan lingkungan dan menutup rapat tempat penyimpanan makanan,<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1495\" data-end=\"1566\">\n<p data-start=\"1497\" data-end=\"1566\">Menyimpan bahan makanan dan minuman di tempat yang aman dari tikus,<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1567\" data-end=\"1678\">\n<p data-start=\"1569\" data-end=\"1678\">Segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat bila mengalami gejala mencurigakan setelah terkena air banjir.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1680\" data-end=\"2003\">Dinkes Makassar juga menyiagakan puskesmas di seluruh kecamatan untuk melakukan deteksi dini dan memberikan edukasi kepada masyarakat.<br data-start=\"1814\" data-end=\"1817\" \/>\u201cKami terus berkoordinasi dengan puskesmas dan kelurahan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar tentang leptospirosis serta langkah-langkah pencegahannya,\u201d tutup dr. Nursaidah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAKASSAR, &#8211; Memasuki musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit leptospirosis, atau yang dikenal sebagai penyakit akibat bakteri dari kencing tikus. Kepala Dinas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7012,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3054,4],"tags":[818,3050,3090,3469,3467,3468,3470,1436],"newstopic":[],"class_list":["post-7011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dinkes-makassar","category-news","tag-dinas-kesehatan-makassar","tag-dr-nursaidah-sirajuddin","tag-kesehatan-masyarakat","tag-kewaspadaan-kesehatan","tag-leptospirosis","tag-musim-hujan","tag-pencegahan-leptospirosis","tag-penyakit-menular"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7011"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7011\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7013,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7011\/revisions\/7013"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7012"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7011"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=7011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}