Kepala BKKBN Sulsel Tinjau SPPG Luwu Timur Cek Penyaluran Makanan Bergizi Gratis

  • Bagikan

LUWU TIMUR _Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, melakukan kunjungan kerja dan diskusi ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala DPPKB Kota Palopo, Kabid Dalduk DPPKB Kota Palopo, PLKB PP Kabupaten Luwu Timur, serta Ketua Tim Kerja Bina Lini Lapangan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Shodiqin menegaskan komitmen BKKBN untuk mendukung penuh operasional SPPG melalui penyediaan data sasaran prioritas, seperti ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita berisiko stunting.

“BKKBN menyediakan data detail kepada SPPG sebagai dasar penyaluran program. Data ini sangat penting untuk memastikan bantuan makanan bergizi benar-benar sampai kepada kelompok yang paling membutuhkan,” tegas Shodiqin.

Tiga SPPG Sudah Beroperasi Penuh Hingga saat ini, Kabupaten Luwu Timur telah memiliki 9 unit SPPG, namun baru 3 unit yang beroperasi penuh, yaitu:

Dua SPPG di Kecamatan Towuti Satu SPPG di Kecamatan Malili

Ketiga unit tersebut telah melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ribuan penerima manfaat.

Kecamatan Towuti menjadi satu-satunya kecamatan yang telah mengimplementasikan program makanan bergizi gratis secara menyeluruh bagi target 3B (ibu hamil, bayi, dan balita). Program ini merupakan langkah penting pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta mendukung percepatan penurunan stunting.

Untuk memperluas jangkauan layanan, pemerintah daerah telah menyiapkan rencana pembangunan 30 unit SPPG yang akan beroperasi di seluruh 11 kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur.

Shodiqin menambahkan bahwa BKKBN siap berkolaborasi dalam penguatan layanan SPPG, termasuk dengan mengerahkan kader KB, PPK, dan penyuluh KB untuk membantu proses pengantaran dan distribusi makanan bergizi gratis.

Di akhir kunjungan, Shodiqin menyampaikan harapan agar program ini dapat berjalan efektif dan merata.

“Semoga program ini dapat menjangkau seluruh target penerima manfaat serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan dan masa depan generasi penerus di daerah kita,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *