{"id":9420,"date":"2026-08-01T01:28:15","date_gmt":"2026-07-31T17:28:15","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=9420"},"modified":"2026-08-01T01:28:15","modified_gmt":"2026-07-31T17:28:15","slug":"makassar-perkuat-layanan-kebersihan-dlh-salurkan-18-unit-sarana-persampahan-ke-13-kelurahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/makassar-perkuat-layanan-kebersihan-dlh-salurkan-18-unit-sarana-persampahan-ke-13-kelurahan\/","title":{"rendered":"Makassar Perkuat Layanan Kebersihan, DLH Salurkan 18 Unit Sarana Persampahan ke 13 Kelurahan"},"content":{"rendered":"<p>MAKASSAR \u2013 Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat pelayanan persampahan dengan menambah sarana dan prasarana pendukung di tingkat wilayah. Sebanyak 18 unit sarana persampahan disalurkan kepada 13 kelurahan yang tersebar di tujuh kecamatan sebagai tindak lanjut aspirasi masyarakat melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Tahun 2026.<\/p>\n<p>Penyaluran bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kebersihan sekaligus mendukung upaya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan target Makassar Bebas Sampah 2029.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan setiap sarana yang disalurkan memiliki fungsi strategis dalam mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSetiap sarana memiliki peran untuk meningkatkan pelayanan kebersihan. Kontainer dan truk arm roll mendukung penampungan serta pengangkutan sampah, motor tiga roda menjangkau lorong dan kawasan permukiman, sedangkan tempat sampah pilah mendorong pemilahan sampah sejak dari sumber,\u201d ujar Helmy.<\/p>\n<p>Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas satu unit truk sampah arm roll, tujuh unit motor tiga roda, sembilan unit kontainer bak sampah, serta satu unit tempat sampah pilah berbahan fiberglass berkapasitas 50 liter.<\/p>\n<p>Menurut Helmy, keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat membantu kelurahan dalam mengoptimalkan pelayanan persampahan, terutama di wilayah padat penduduk yang membutuhkan dukungan armada dan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan menambah fasilitas, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cKami tidak ingin bantuan ini hanya sekadar diserahkan, tetapi benar-benar digunakan, dijaga, dan dirawat dengan baik. Manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat serta berdampak pada lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain mendukung pengangkutan dan penampungan sampah, penyaluran tempat sampah pilah juga menjadi bagian dari upaya DLH Kota Makassar mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Melalui pemilahan sejak dari sumber, volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir diharapkan dapat berkurang secara signifikan.<\/p>\n<p>DLH Kota Makassar berharap seluruh sarana yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh penerima manfaat. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Penambahan sarana persampahan ini sekaligus menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas layanan kebersihan dan mempercepat terwujudnya visi Makassar Bebas Sampah 2029.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAKASSAR \u2013 Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat pelayanan persampahan dengan menambah sarana dan prasarana pendukung di tingkat wilayah. Sebanyak 18 unit sarana persampahan disalurkan kepada&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":9421,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3945],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-9420","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dinas-lingkungan-hidup-makassar"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9420","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9420"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9420\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9422,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9420\/revisions\/9422"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9421"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9420"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9420"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9420"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=9420"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}