{"id":4656,"date":"2025-04-28T22:24:28","date_gmt":"2025-04-28T14:24:28","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=4656"},"modified":"2025-04-28T22:32:51","modified_gmt":"2025-04-28T14:32:51","slug":"200-tahun-perang-jawa-keluarga-pangeran-diponegoro-gelar-halal-bihalal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/200-tahun-perang-jawa-keluarga-pangeran-diponegoro-gelar-halal-bihalal\/","title":{"rendered":"Mengenang 200 Tahun Perang Jawa, Keluarga Pangeran Diponegoro Gelar Halal Bihalal"},"content":{"rendered":"<p><strong>MAKASSAR<\/strong>&#8211;Suasana Bahagia terpancar dari wajah keluarga pahlawan nasional yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pangeran Diponegoro (IKAPADI) Makassar. Setelah lebaran, mereka berkumpul kembali dan menggelar kegiatan Halal Bihalal di Rumah Makan Ulu Juku, Jl. Ujung Pandang, Ahad (27\/04\/2025).<\/p>\n<p>Pertemuan dikemas sederhana, namun terkesan sangat istimewa sebab mampu mempertemukan seluruh keluarga, berbagai tokoh penting, baik dari kalangan ulama, Trah Pangeran Diponegoro, hingga masyarakat umum. Tampak hadir di barisan tamu kehormatan di antaranya Prof. Dr. Andi Halilintar Lathief, Drs. A. Fatahuddin, serta para sesepuh IKAPADI Makassar.<\/p>\n<p>Halal Bihalal mengangkat tema Perkuat Silaturahmi dengan Semangat Kebersamaan dan Kekeluargaan, mengingatkan kembali pada sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro sebagai pemimpin Perang Jawa melawan kolonial Belanda 200 tahun yang lalu.<\/p>\n<p>Pangeran Diponegoro merupakan putra Hamengku Buwono III, dia terkenal sebagai pemimpin Perang Jawa melawan kolonial Belanda tahun 1825-1830.<\/p>\n<p>Ketua Panitia, R.Aj. Ismarlinah Septinah Suryaningsih Diponegoro, mengatakan perang yang dikobarkan Pangeran Diponegoro terhadap kolonial Belanda merupakan tonggak perjuangan bangsa kita.<\/p>\n<p>Di tempat yang sama Ketua IKAPADI Makassar, RM Saiful Achmad Diponegoro, menegaskan pentingnya memahami sejarah Pangeran Diponegoro tidak hanya melalui data primer seperti Babad Diponegoro Manado-Makassar atau naskah sejarah. Tetapi lewat riwayat tutur yang diwariskan dari generasi ke generasi dalam Trah keluarga. <\/p>\n<p>Halalbihalal yang dilaksanakan sebagai wujud komitmen IKAPADI Makassar, untuk terus berperan dalam pelestarian sejarah, pendidikan karakter, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.<\/p>\n<p>\u201cKita ingin ke depan lahir generasi muda yang tidak hanya mengenal sejarahnya, tapi juga meneladani semangat kepahlawanan Pangeran Diponegoro,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Rangkaian acara dibuka dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur\u2019an yang dibacakan Milenia Diponegoro, dilanjutkan dengan sambutan Prof. Dr. Andi Halilintar Lathief, serta Ketua IKAPADI Makassar, RM Saiful Achmad Diponegoro. Selanjutnya, tausiyah disampaikan oleh Habibana Hamid bin Muhammad Al Hamid dari Pimpinan Pusat Lembaga Ilmu dan Dakwah Shiraathal Mustaqiim Makassar.<\/p>\n<p>Setelah doa bersama dan prosesi saling bermaafan, acara berlanjut dengan suasana ramah tamah yang hangat. Dalam perbincangan santai, beberapa peserta mengangkat kembali kisah heroik Pangeran Diponegoro dan Perang Jawa 1825\u20131830.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAKASSAR&#8211;Suasana Bahagia terpancar dari wajah keluarga pahlawan nasional yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pangeran Diponegoro (IKAPADI) Makassar. Setelah lebaran, mereka berkumpul kembali dan menggelar kegiatan Halal Bihalal di Rumah Makan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":4657,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[1986,1987],"newstopic":[],"class_list":["post-4656","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-pangeran-diponegoro","tag-sejarah-pahlawan-nasional"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4656","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4656"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4656\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4663,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4656\/revisions\/4663"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4656"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4656"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4656"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4656"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}