{"id":1945,"date":"2023-12-05T15:50:29","date_gmt":"2023-12-05T15:50:29","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=1945"},"modified":"2023-12-12T15:51:02","modified_gmt":"2023-12-12T15:51:02","slug":"tekan-angka-kelahiran-ciptakan-kualitas-penduduk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/tekan-angka-kelahiran-ciptakan-kualitas-penduduk\/","title":{"rendered":"Tekan Angka Kelahiran Ciptakan Kualitas Penduduk"},"content":{"rendered":"<p>MAKASSAR, timurindonesia.com&#8211;Pertumbuhan penduduk semakin pesat, kondisi ekonomi dalam sebuah keluarga pun sangat rentan. Banyak warga yang memiliki banyak anak dengan jarak usia antara anak pertama dan kedua sangat dekat.<br \/>\nKepala Bidang Kependudukan DPPKB Makassar, Muhammad Ramli mengatakan, ketika berbicara masalah kualitas dan kuantitas penduduk maka yang harus diperhatikan fertilitas.<\/p>\n<p>Tentang kelahiran di mana ada beberapa upaya yang harus dilakukan dalam menekan angka kelahiran.Salah satunya perkawinan.<br \/>\n&#8220;Perempuan itu idealnya menikah pada usia 21 tahun.Karena di situ akan terbentuk kualitas reproduksi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Mereka yang menikah pada usia tersebut, menurut Muhammad Ramli, mentalitas dalam menghadapi keluarga sudah sangat siap. Dia sudah bisa mengendalikan dirinya.<br \/>\nSementara untuk laki-laki, idealnya menikah diusia 25 tahun. Sebab dia dianggap sudah menyelesaikan pendidikan tinggi minimal S1. Lebih dewasa dan bisa memimpin keluarga.<\/p>\n<p>&#8220;Laki-laki usia tersebut sudah bekerja dan bisa mengayomi keluarganya dan menjadi tulang punggung,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Karena itu, kata Muhammad Ramli, yang menjadi program dalam kegiatannya yakni mengatur jarak kehamilan dan pemakaian alat kontrasepsi.<\/p>\n<p>Dengan adanya pengaturan tersebut maka bukan lagi dua anak cukup. Tetapi dua anak lebih sehat dan keluarga berkualitas.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau kita mau melihat keluarga kita sehat, harus ada jarak,&#8221; katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAKASSAR, timurindonesia.com&#8211;Pertumbuhan penduduk semakin pesat, kondisi ekonomi dalam sebuah keluarga pun sangat rentan. Banyak warga yang memiliki banyak anak dengan jarak usia antara anak pertama dan kedua sangat dekat. Kepala&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":1947,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[1113,1114],"newstopic":[],"class_list":["post-1945","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-alat-kontrasepsi","tag-tekan-angka-kelahiran"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1945","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1945"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1945\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1948,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1945\/revisions\/1948"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1945"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1945"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1945"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1945"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}