{"id":1839,"date":"2023-11-27T07:24:19","date_gmt":"2023-11-27T07:24:19","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=1839"},"modified":"2023-11-27T07:24:19","modified_gmt":"2023-11-27T07:24:19","slug":"kala-teater-pentaskan-postpartum-di-hut-ftj-ke-50","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/kala-teater-pentaskan-postpartum-di-hut-ftj-ke-50\/","title":{"rendered":"Kala Teater Pentaskan Postpartum di HUT FTJ ke 50."},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, timurindonesia.com<\/strong>&#8211; Merayakan 50 Tahun Festival Teater Jakarta (FTJ) Kala Teater terlibat sebagai penampil, pada Lebaran Teater dengan membawakan pertunjukan Postpartum yang berlangsung di Teater Luwes Institut Kesenian Jakarta, Jumat 23\/11\/2023 lalu.<\/p>\n<p>Sutradara dan Penulis Naskah, Nurul Inayah, mengatakan, pertunjukan Postpartum telah dipentaskan di Kota Makasar dan dua kabupaten di Sulawesi Selatan yang memiliki tingkat pernikahan anak yang tinggi.<\/p>\n<p>Pertunjukan ini mengungkapkan kisah-kisah depresi pascakelahiran yang kerap dialami perempuan setelah menjadi ibu baru. Penyebab depresi pascakelahiran disebabkan oleh faktor yang berlapis seperti perubahan besar pada hormon serta kondisi fisik dan mental, dan kecenderungan membebankan tanggung jawab pengasuhan hanya kepada ibu.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-1842\" src=\"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231127-WA0005-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p>Naya menjelaskan adanya konstruksi yang terbangun di masyarakat mengenai standar menjadi ibu baik juga merupakan kontributor yang berperan terjadinya depresi pascakelahiran pada ibu.<\/p>\n<p>&#8220;Adanya konstruksi tersebut membuat orang-orang merasa memiliki otoritas untuk memberikan komentar negatif terhadap pola asuh, bahkan terkadang tidak sedikit yang mengomentari perubahan fisik yang dialami Ibu baru,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Pertunjukan Postpartum sendiri menawarkan perihal kisah dan perasaan para ibu yang tidak selamanya indah. Berdasarkan hasil riset terhadap 69 ibu dan pengalamannya saat pascakelahiran, rasq kelelahan, sedih, merasa bersalah, cemas, takut, merasa sendirian, menerima komentar negatif banyak dirasakan ibu dan hal tersebut cenderung terabaikan. Hal inilah yang disodorkan di atas panggung sebagai bentuk kampanye pentingnya memperhatikan isu kesehatan mental ibu dan pascakelahiran.<\/p>\n<p>&#8220;Kami membawa isu ini sebagai refleksi bagi kita untuk menjadi lingkungan yang nyaman dan aman bagi semua ibu baru, ini adalah permulaan untuk memperkenalkan bahwa postpartum itu ada, juga memicu kepekaan masyarakat untuk memberi dukungan positif kepada ibu&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p>Adapun yang terlibat dalam pertunjukan kali ini ialah, naskah dan sutradara Nurul Inayah, Dramaturg Shinta Febriany, aktor Dwi Lestari Johan, Rifka Rifai Hasan, Aprilia Maharani. Manager Produksi Sabri Sahafuddin, Supervisor Multimedia Arman Dewarti, Penata Grafis dan Multimedia Dwi Saputra Mario, Set dan Property Iqbal Naspa, Penata Cahaya Sukma Sillana<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, timurindonesia.com&#8211; Merayakan 50 Tahun Festival Teater Jakarta (FTJ) Kala Teater terlibat sebagai penampil, pada Lebaran Teater dengan membawakan pertunjukan Postpartum yang berlangsung di Teater Luwes Institut Kesenian Jakarta, Jumat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":1841,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[1005,1004],"newstopic":[],"class_list":["post-1839","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-hut-ftj-ke-50","tag-teater-kala"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1839","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1839"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1839\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1843,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1839\/revisions\/1843"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1841"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1839"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1839"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1839"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1839"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}