{"id":4932,"date":"2025-06-20T20:04:17","date_gmt":"2025-06-20T12:04:17","guid":{"rendered":"https:\/\/timurindonesia.com\/?p=4932"},"modified":"2025-06-20T20:04:17","modified_gmt":"2025-06-20T12:04:17","slug":"arni-dkk-persembahkan-buku-di-hut-maros-chaidir-syam-apresiasi-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/arni-dkk-persembahkan-buku-di-hut-maros-chaidir-syam-apresiasi-tinggi\/","title":{"rendered":"Arni dkk, Persembahkan Buku di HUT Maros, Chaidir Syam Apresiasi Tinggi"},"content":{"rendered":"<p>MAROS_ Menyambut HUT Kabupaten Maros yang ke-66 Tahun pada Juli 2025, Kepala UPT SDN Inpres 127 Moncongloe, Kabupaten Maros, Arni, S.Pd.M.Pd. mempersembahkan sebuah buku bertajuk\u201d Cahaya Dari Bukit Moncongloe, Nyanyian Seorang Guru Inspiratif\u201d. Buku yang ditulis Arni bersama 25 orang guru di antaranya Erni Hendrayani, Muh. Idham Latif, Husnuati, Sitti Suwarni, Saharia, Masrawati, disunting Bachtiar Adnan Kusuma dan A.Asis. Buku Cahaya Dari Bukit Moncongloe tercatat di Perpustakaan Nasional melalui International Standard Book Number (ISBN) bernomor 978-623-5434-34-6.<\/p>\n<p>Arni menegaskan kalau buku \u201cCahaya Dari Buku Moncongloe\u201d adalah kisah para guru yang berjalan sunyi dalam pengabdian menyulam harapan di ruang-ruang kelas dengan tangan penuh cinta dan hati yang tak pernah lelah. \u201cBuku ini adalah mosaik kehidupan tentang suka dan duka yang dituturkan dengan kejujuran, puluhan guru dengan latar yang berbeda, merajut kisah bagaimana menjawab panggilan jiwa\u201d kata Arni.<\/p>\n<p>Menurut Arni, buku ini hadir sebagai wujud nyata dari workshop yang digelar SDN Inpres 127 Moncongloe beberapa waktu lalu, menghadirkan Tokoh Literasi dan Mentor Nasional Workshop Menulis Buku di berbagai tempat di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201c Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bachtiar Adnan Kusuma atas dedikasi dan kesediannya menjadi mentor kami pada akhirnya bisa mempersembahkan karya literasi bertepatan dengan Hari Jadi Maros\u201d jelas Arni didampingi Erni Hendrayana, Senin 16 Juni 2025 di SDN Ir. Warsito Tompobulu, Maros.<\/p>\n<p>Bupati Maros, Chaidir Syam, bersyukur dan bangga menyambut baik atas terbitnya buku berjudul \u201d Cahaya dari Bukit Moncongloe, Nyanyian Seorang Guru Inspiratif\u201d. Chaidir Syam menegaskan kalau buku ini disusun Arni, S.Pd.M.Pd. dkk salah seorang guru terbaik dari Kabupaten Maros atas dukungan dan mentor Tokoh Literasi Bachtiar Adnan Kusuma.<\/p>\n<p>\u201cSaya bangga karena sebagai wujud komitmen saya dalam mendorong guru-guru menjawab tantangan zaman sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui budaya baca dan budaya menulis di Kabupaten Maros. Buku \u201cCahaya dari Bukit Moncongloe, Nyanyian Seorang Guru Inspiratif\u201d bukan sekadar referensi bacaan semata, melainkan bagian dari wujud nyata perlunya peran tiga pilar memajukan budaya literasi, budaya baca dan budaya menulis dengan melibatkan satuan keluarga, satuan pendidikan dan satuan masyarakat\u201d urai Bupati penerima Penghargaan tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional RI.<\/p>\n<p>Karena itu, Chaidir Syam, mengajak guru-guru agar terus menulis buku sebagai sumber bacaan dan referensi bermanfaat bagi masyarakat dan perpustakaan sekolah di satuan pendidikan. Apalagi, kata Chaidir Syam, kabupaten Maros adalah kabupaten tertinggi Tingkat Kegemaran Membacanya di Sulawesi Selatan yaitu berada di angka 90,94 (sangat tinggi) pada 2024..(Ra)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAROS_ Menyambut HUT Kabupaten Maros yang ke-66 Tahun pada Juli 2025, Kepala UPT SDN Inpres 127 Moncongloe, Kabupaten Maros, Arni, S.Pd.M.Pd. mempersembahkan sebuah buku bertajuk\u201d Cahaya Dari Bukit Moncongloe, Nyanyian&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":4933,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"Cahaya Dari Bukit Moncongloe, Nyanyian Seorang Guru Inspiratif","footnotes":""},"categories":[4,7],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-4932","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-pendidikan"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4932","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4932"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4932\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4934,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4932\/revisions\/4934"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4933"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4932"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4932"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4932"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4932"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}