{"id":386,"date":"2017-08-11T14:58:26","date_gmt":"2017-08-11T14:58:26","guid":{"rendered":"http:\/\/timurindonesia.com\/?p=386"},"modified":"2017-08-11T14:58:26","modified_gmt":"2017-08-11T14:58:26","slug":"salah-naik-bus-10-jamaah-haji-tertahan-ketika-masuk-ke-mekkah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/timurindonesia.com\/salah-naik-bus-10-jamaah-haji-tertahan-ketika-masuk-ke-mekkah\/","title":{"rendered":"Salah Naik Bus, 10 Jamaah Haji Tertahan Ketika Masuk ke Mekkah"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\"><strong>Madinah, timurindonesia.com&#8211;<\/strong> Sebanyak 10 orang jamaah haji asal Indonesia, tertahan ketika hendak memasuki kota Mekkah.Penyebabnya jamaah hajiberpindah bus, bukan pada bus yang telah ditentukan sehingga menimbulkan masalah. Jamaah tertahan ketika masuk ke Mekkah.<\/p>\n<p>Bukan hanya itu, banyak jamaah yang tidak menyerahkan paspornya kepada pertugas sehingga mempersulit dirinya sendiri.<\/p>\n<p>Ketatnya peraturan pemerintah Arab terkait urusan haji tahun ini, juga membuat jamaah kebingungan.<\/p>\n<p>Apalagi jamaah haji asal Indonesia, rata-rata usia renta. Banyak juga yang berangkat tidak didampingi keluarganya.<\/p>\n<p>Mereka tentu tidak lagi mengingat bus yang ia tumpangi, sementara paspornya di kumpul pada saat naik bus pertama.<\/p>\n<p>&#8221; Kalau seperti ini terjadi, jelas tidak bisa masuk mekah. Soalnya tidak ada paspor\u00a0jadi muassasah tidak mungkin memberangkatkan kalau kurang atau lebih dalam bus, &#8221; ujar Oji, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi ketika dimintai komentarnya kemarin.\u00a0<strong>*andi amriani<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Madinah, timurindonesia.com&#8211; Sebanyak 10 orang jamaah haji asal Indonesia, tertahan ketika hendak memasuki kota Mekkah.Penyebabnya jamaah hajiberpindah bus, bukan pada bus yang telah ditentukan sehingga menimbulkan masalah. Jamaah tertahan ketika&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":389,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[195,234,333,352,510],"newstopic":[],"class_list":["post-386","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-haji","tag-jamaah","tag-madinah","tag-mekah","tag-ppih"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/386","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=386"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/386\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=386"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=386"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=386"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/timurindonesia.com\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=386"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}